Jepara – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin mengikuti Breakfast Meeting bersama Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar secara hybrid dari ruang kerjanya, Selasa (21/7). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI sebagai forum koordinasi nasional yang dipimpin langsung oleh Menag RI. Breakfast Meeting dipimpin langsung oleh Menag RI dan diikuti oleh jajaran pimpinan Kementerian Agama di seluruh Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, dipaparkan materi mengenai Persiapan Implementasi Manajemen Talenta ASN Kementerian Agama yang menegaskan bahwa penerapan Manajemen Talenta merupakan langkah strategis untuk mewujudkan sistem pengelolaan ASN yang profesional, objektif, transparan, dan berbasis merit. Implementasi ini didukung oleh berbagai regulasi, di antaranya Keputusan Menteri Agama Nomor 1871 Tahun 2025 tentang Pedoman Penerapan Manajemen Talenta ASN Kementerian Agama.
Selain itu, disampaikan sejumlah rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai tindak lanjut penerapan Manajemen Talenta, meliputi pembaruan profil talenta ASN secara berkelanjutan, penilaian kompetensi dan potensi pegawai, penyusunan Individual Development Plan (IDP), retensi talenta, penyusunan rencana suksesi jabatan, hingga pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan sosialisasi secara masif di seluruh satuan kerja.
Materi juga menjelaskan bahwa penilaian talenta ASN dilakukan melalui berbagai indikator, yaitu kinerja, kompetensi, potensi, kualifikasi, serta integritas dan moral. Seluruh hasil penilaian dipetakan dalam sistem Nine Box Talent Management yang menjadi dasar pengambilan kebijakan pengembangan karier, promosi, rotasi, maupun peningkatan kompetensi ASN di lingkungan Kementerian Agama.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi penguatan penting bagi seluruh jajaran Kementerian Agama dalam mempersiapkan implementasi Manajemen Talenta secara optimal. Menurutnya, setiap ASN perlu meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, serta memastikan data kepegawaian selalu mutakhir agar sistem manajemen talenta dapat berjalan efektif dan mendukung pengembangan karier berbasis merit.
Melalui Breakfast Meeting ini, diharapkan seluruh satuan kerja Kementerian Agama, termasuk Kankemenag Kabupaten Jepara, semakin siap mengimplementasikan Manajemen Talenta guna mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, berkinerja tinggi, serta mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas.



