Jepara – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara menggelar Pelatihan Kompetensi Pelayanan Prima dan Motivasi Kerja ASN yang bekerja sama dengan Bank BRI cabang Jepara pada Rabu (29/7) di Aula I Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara. Kegiatan ini diikuti oleh 43 peserta yang terdiri dari petugas PTSP, Satpam, perwakilan Seksi Bimas Islam, KUA Kecamatan, Madrasah Negeri, Penyuluh Agama Hindu, dan Penyuluh Agama Buddha.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur dalam memberikan pelayanan publik yang profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, H. Akhsan Muhyiddin, menegaskan bahwa aparatur harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar pelayanan kepada masyarakat semakin efektif dan mudah diakses.
“Proses adaptasi terhadap teknologi yang ada harus terus kita lakukan. Di Kementerian Agama kita telah melahirkan budaya pelayanan SEMANAK, yaitu Senyum, Mudah, Akuntabel, Amanah, dan Ikhlas. Ini bukan sekadar slogan, tetapi menjadi wajah nyata pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa setiap layanan harus memberikan kemudahan kepada masyarakat tanpa mengabaikan ketentuan dan regulasi yang berlaku. Menurutnya, pelayanan yang baik harus tetap menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas.
“Apapun layanan yang kita berikan harus memberikan kemudahan, tetapi regulasi tetap menjadi pedoman. Transparansi juga harus diwujudkan. Saat ini beberapa layanan telah tersedia secara daring melalui aplikasi SEMANAK, sehingga masyarakat dapat memantau sejauh mana proses layanan yang mereka ajukan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Akhsan mengingatkan pentingnya menjaga amanah dalam setiap proses pelayanan, terutama dalam pengelolaan dokumen dan data masyarakat.
“Amanah berarti setiap dokumen dan data yang dipercayakan kepada kita harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Dan yang terakhir adalah ikhlas. Dengan bekerja secara ikhlas, insyaallah setiap pelayanan yang kita berikan akan membawa keberkahan,” pesannya.
Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta semakin memahami pentingnya budaya pelayanan yang cepat, transparan, bertanggung jawab, dan humanis sehingga mampu menghadirkan layanan publik yang semakin berkualitas sesuai semangat SEMANAK Mengabdi, SEMANAK Melayani.


