Blog

  • Kankemenag Jepara Monev Pembangunan Gedung Perpustakaan dan Laboratorium Terpadu MTsN 1 Jepara

    Kankemenag Jepara Monev Pembangunan Gedung Perpustakaan dan Laboratorium Terpadu MTsN 1 Jepara

    Jepara – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan gedung Perpustakaan dan Laboratorium Terpadu di MTs Negeri 1 Jepara, Selasa (6/10/2026). Kegiatan tersebut dilakukan didampingi Kepala MTsN 1 Jepara untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana dan ketentuan yang telah ditetapkan.

    Dalam monev tersebut, Kepala Kankemenag Kabupaten Jepara meninjau langsung kondisi dan progres pembangunan gedung yang bersumber dari skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan sekaligus memastikan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan dapat diselesaikan dengan baik dan memberikan manfaat bagi madrasah.

    Pembangunan gedung Perpustakaan dan Laboratorium Terpadu diharapkan dapat memperkuat fasilitas pembelajaran di MTsN 1 Jepara. Keberadaan sarana tersebut nantinya diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih representatif, mendukung pengembangan kompetensi peserta didik, serta menunjang peningkatan mutu pendidikan madrasah.

    Kepala Kankemenag Jepara menekankan pentingnya menjaga kualitas pembangunan agar fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan. Selain pembangunan fisik, kesiapan madrasah dalam mengelola dan memanfaatkan fasilitas tersebut juga menjadi bagian penting agar keberadaan gedung benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan prestasi peserta didik.

  • Melaju ke Tingkat Provinsi, 33 Murid Jepara Berlaga di OMI Jawa Tengah

    Melaju ke Tingkat Provinsi, 33 Murid Jepara Berlaga di OMI Jawa Tengah

    Jepara — Sebanyak 33 siswa madrasah asal Kabupaten Jepara berkompetisi dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang digelar di MTs Negeri 1 Jepara, Senin–Selasa (5–6/10). Mereka merupakan peserta terbaik yang berhasil lolos dari tingkat Kabupaten Jepara dan kini berkesempatan mengukir prestasi pada kompetisi tingkat provinsi. Untuk memastikan pelaksanaan berjalan tertib dan lancar, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, Akhsan Muhyiddin melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di lokasi pelaksanaan, MTs Negeri 1 Jepara.

    Dalam kesempatan tersebut, Akhsan memberikan dukungan kepada para peserta Jepara agar dapat mengikuti kompetisi dengan penuh percaya diri dan memberikan kemampuan terbaik. Menurutnya, keikutsertaan dalam OMI tingkat provinsi tidak hanya menjadi kesempatan untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam mengembangkan potensi dan mental berkompetisi.

    “Kami berharap anak-anak dapat mengikuti kompetisi dengan sungguh-sungguh, percaya diri, dan tetap menjunjung sportivitas. Apa pun hasilnya, pengalaman berkompetisi di tingkat provinsi ini menjadi bagian penting dari proses mereka untuk terus berkembang dan berprestasi,” ujarnya.

    Akhsan juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung para siswa hingga dapat melaju ke tingkat provinsi. Ia berharap keikutsertaan 33 siswa Jepara dapat membawa hasil terbaik sekaligus semakin menguatkan tradisi prestasi madrasah di Kabupaten Jepara.

    “Semoga anak-anak Jepara mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan membawa nama baik madrasah serta Kabupaten Jepara. Yang terpenting, tetap rendah hati, berjuang maksimal, dan menjadikan kompetisi ini sebagai pengalaman untuk terus berkembang,” pungkasnya.

  • Pos tanpa judul 11185

    Jepara — Lomba MAPSI (Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami) SMP Kabupaten Jepara ke-XV digelar di SMP Negeri 1 Tahunan, Selasa (6/10). Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa SMP se-Kabupaten Jepara untuk mengembangkan potensi, prestasi, sekaligus memperkuat pengamalan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam di tengah perkembangan zaman.

    MAPSI SMP ke-XV diikuti 827 peserta dari 83 sekolah, baik negeri maupun swasta, se-Kabupaten Jepara. Sejumlah cabang lomba dilaksanakan, meliputi pidato, tahfidz, tilawah, tartil, azan, kaligrafi, Cerdas Cermat Islam (CCI), dan rebana.

    Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada kecerdasan akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter dan akhlak peserta didik. Menurutnya, penanaman nilai-nilai agama menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi perkembangan zaman dan era disrupsi.

    “Pendidikan tidak hanya berbicara tentang kecerdasan, tetapi juga bagaimana menanamkan karakter. Di era disrupsi, pola pikir dan pola perilaku perlu dibentuk dengan baik. Penanaman nilai-nilai agama insyaallah akan memberikan bekal yang cukup bagi anak-anak dalam menghadapi perkembangan zaman,” ujarnya.

    Akhsan juga mendorong para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk terus menggali dan membina bibit-bibit unggul, khususnya yang memiliki potensi dalam bidang Al-Qur’an. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat regenerasi dan meningkatkan prestasi Jepara pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat provinsi maupun nasional.

  • Ziarah Makam Leluhur di Donorojo Merawat Nilai Sejarah Jepara

    Ziarah Makam Leluhur di Donorojo Merawat Nilai Sejarah Jepara

    Jepara – Ziarah Makam Leluhur Jepara Tahun 2026 kembali dilaksanakan sebagai ikhtiar untuk mengenang jasa dan keteladanan para leluhur yang telah memberikan kontribusi bagi perjalanan sejarah Jepara. Kegiatan tersebut berlangsung di Makam Mbah Buyut Dalem, Winong, Desa Tulakan, Kecamatan Donorojo, Senin (5/10).

    Ziarah makam leluhur menjadi momentum untuk mengenang kembali nilai-nilai perjuangan, keteladanan, serta warisan kebaikan yang ditinggalkan para tokoh terdahulu. Melalui kegiatan ini, generasi saat ini diajak untuk tidak melupakan sejarah sekaligus menjadikan keteladanan para leluhur sebagai inspirasi dalam membangun Jepara.

  • Kankemenag Jepara Koordinasikan Program Pencegahan TBC Bersama DKK Jepara

    Kankemenag Jepara Koordinasikan Program Pencegahan TBC Bersama DKK Jepara

    Jepara — Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Jepara melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara terkait rencana pengembangan inovasi layanan pencegahan Tuberkulosis (TBC) berbasis penyuluhan keagamaan. Koordinasi tersebut dilaksanakan pada Jumat (2/10/2026) di ruang kerja Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara.

    Dalam pertemuan tersebut, Kankemenag Kabupaten Jepara menyampaikan gagasan inovasi yang akan dikembangkan melalui kelompok Penyuluh Agama yang tergabung dalam Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Jepara.

    Kasubbag Tata Usaha Kankemenag Kabupaten Jepara bersama Ketua IPARI Jepara menjelaskan bahwa program tersebut dirancang sebagai bentuk kontribusi Kementerian Agama dalam mendukung upaya pemerintah menekan angka kejadian TBC di Kabupaten Jepara.

    Program yang diusulkan tersebut diberi nama “GEMAR PETIS” (Gerakan Penyuluh Agama Jepara dalam Pencegahan Tuberculosis). Inovasi ini memanfaatkan jejaring penyuluh agama yang memiliki kedekatan dan intensitas interaksi dengan masyarakat melalui berbagai kelompok binaan.

    Ketua IPARI Jepara menyampaikan bahwa sekitar 100 penyuluh agama dengan masing-masing sekitar empat kelompok binaan memiliki potensi menjangkau hingga 400 kelompok masyarakat. Jejaring tersebut akan dimanfaatkan untuk menyampaikan edukasi pencegahan TBC, pengenalan gejala, serta pentingnya pemeriksaan dan pengobatan melalui kegiatan penyuluhan rutin.

    Selain penyuluhan langsung, IPARI Jepara juga akan mengembangkan media edukasi berupa video pendek dan leaflet yang dapat disebarluaskan dalam berbagai kegiatan masyarakat, seperti Car Free Day, sekolah, dan forum publik. Kankemenag Jepara juga merencanakan penguatan kerja sama lintas sektor melalui MoU dengan DKK Jepara dan PPTI sebagai landasan keberlanjutan program.

    Inovasi GEMAR PETIS akan dilaksanakan melalui tahapan peluncuran program, penguatan kolaborasi, sosialisasi melalui kelompok binaan penyuluh, pengembangan media edukasi, hingga distribusi bahan sosialisasi. Kolaborasi Kankemenag, DKK Jepara, IPARI, PPTI, dan unsur terkait diharapkan memperluas edukasi pencegahan TBC serta memperkuat peran penyuluh agama sebagai agen edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

  • Kankemenag Jepara Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Nilai Persatuan

    Kankemenag Jepara Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Nilai Persatuan

    Jepara – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Jepara melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10), diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kankemenag Kabupaten Jepara. Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan dalam pelaksanaan tugas kedinasan.

    Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Kankemenag Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin. Dalam suasana khidmat, seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan dan semangat persatuan yang menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga diisi dengan pembacaan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila. Ikrar tersebut menegaskan tekad bangsa Indonesia untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

    Melalui peringatan ini, Kankemenag Kabupaten Jepara meneguhkan kembali semangat kebersamaan dan persatuan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Nilai-nilai Pancasila diharapkan senantiasa menjadi landasan bagi ASN Kankemenag Jepara dalam menjaga integritas, menjalankan tugas secara profesional, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

  • Penyerahan Penghargaan 33 Peserta OMI Sains, Kakankemenag Kabupaten Jepara Pesankan Tetap Rendah Hati

    Penyerahan Penghargaan 33 Peserta OMI Sains, Kakankemenag Kabupaten Jepara Pesankan Tetap Rendah Hati

    Jepara – Sebanyak 33 peserta Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Bidang Sains 2026 tingkat Kabupaten Jepara berhasil melaju ke tingkat provinsi. Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara melalui penyerahan penghargaan pada apel pagi di halaman tengah Kankemenag Jepara, Rabu (30/9/2026).

    Kepala Kankemenag Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah berhasil meraih prestasi dan lolos ke tingkat provinsi. Ia berpesan agar capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus berkembang, sekaligus tetap diiringi sikap rendah hati. “Selamat untuk anak-anakku. Terus bertumbuh dan jangan berpuas diri. Semoga prestasi ini tidak menjadikan kesombongan, tetapi menjadikan kita semakin penuh ketawadhuan,” pesan Akhsan.

    Akhsan Muhyiddin juga meminta para peserta mempersiapkan diri sebaik-baiknya menghadapi kompetisi di tingkat provinsi. Menurutnya, keberhasilan di tingkat kabupaten merupakan langkah awal yang harus dilanjutkan dengan persiapan yang lebih matang.“Anak-anakku semua, saya berpesan agar dipersiapkan sebaik-baiknya untuk lanjut ke provinsi. Saya berharap semuanya bisa menjadi juara di tingkat provinsi,” ungkapnya.

    Penyerahan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras para peserta sekaligus penyemangat untuk menghadapi tahapan kompetisi berikutnya. Kankemenag Jepara berharap 33 peserta dapat terus mengembangkan kemampuan, menjaga semangat berprestasi, serta membawa nama baik Kabupaten Jepara di tingkat provinsi.

  • Kemenag Jepara Gelar Rakor Kepala KUA, Sinergitas Layanan Adminduk

    Kemenag Jepara Gelar Rakor Kepala KUA, Sinergitas Layanan Adminduk

    Jepara (Kemenag) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara menggelar Rapat Koordinasi Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Jepara, Selasa (29/9/2026). Salah satu agenda utama dalam rakor tersebut adalah pembahasan Perjanjian Kerja Sama antara Kementerian Agama Kabupaten Jepara dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jepara terkait sinergisitas pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat. Kegiatan dihadiri oleh Kasi Bimas Islam dan Kepala KUA se-Kabupaten Jepara.

    Dalam pembahasan tersebut, disampaikan pentingnya penguatan sinergi antara KUA, Kemenag, dan Disdukcapil dalam mendukung tertib administrasi kependudukan. Melalui kerjasama tersebut, diharapkan masyarakat dapat memperoleh informasi dan akses layanan administrasi kependudukan secara lebih mudah, termasuk melalui pemerintah desa, sehingga tidak selalu harus datang langsung ke kantor Disdukcapil.

    Dalam arahannya, Kasi Bimas Islam juga menekankan pentingnya penyampaian informasi layanan kepada masyarakat secara tepat dan berkelanjutan.
    “Diharapkan Kepala KUA turut menyosialisasikan ketentuan administrasi kependudukan kepada masyarakat, khususnya terkait prosedur perubahan data, kelengkapan dokumen pendukung, serta penegasan bahwa layanan administrasi kependudukan tidak dipungut biaya. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib administrasi sekaligus mencegah terjadinya kekeliruan dalam pengurusan dokumen kependudukan.” Ujarnya

    Dengan adanya sinergi melalui kerjasama tersebut, pelayanan kepada masyarakat diharapkan semakin efektif, mudah, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

  • Kemenag dan Disdukcapil Jepara Bersinergi, Permudah Perubahan Adminduk Usai Nikah

    Kemenag dan Disdukcapil Jepara Bersinergi, Permudah Perubahan Adminduk Usai Nikah

    Jepara – Pemerintah Kabupaten Jepara bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara memperkuat sinergi pelayanan administrasi kependudukan melalui Perjanjian Kerja Sama tentang Sinergisitas Pelayanan Terpadu Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Penandatanganan kerja sama berlangsung di Aula II Kankemenag Kabupaten Jepara, Selasa (29/9).

    Kepala Kankemenag Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin, menegaskan komitmen Kankemenag untuk memberikan pelayanan yang mudah, transparan, dan sesuai ketentuan. Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah untuk mensinergikan peran kedua instansi dalam memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat, khususnya perubahan dokumen kependudukan setelah penerbitan Buku Nikah bagi masyarakat yang melaksanakan pernikahan dan pencatatannya di KUA Kabupaten Jepara.
    “Kami di Kankemenag Kabupaten Jepara memiliki komitmen yang sama untuk memberikan pelayanan yang mudah dan tidak berbayar sesuai ketentuan. Melalui kerja sama ini, kita ingin mensinergikan peran masing-masing agar masyarakat yang telah melangsungkan pernikahan di KUA dapat memperoleh kemudahan dalam perubahan dokumen kependudukannya,” jelas Akhsan.

    Ia menambahkan, pelayanan tersebut diharapkan dapat mengurai persoalan administrasi yang dihadapi masyarakat. Akhsan juga mengingatkan pentingnya ketepatan data kependudukan agar perubahan dokumen dilakukan sesuai kondisi sebenarnya dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

    Sementara itu, Kepala Disdukcapil Jepara Ferry Yudha Adhi Dharma Rahardjo menyampaikan bahwa kerja sama ini juga menjadi sarana memperluas sosialisasi bahwa layanan administrasi kependudukan mudah dan gratis. Masyarakat diimbau mengurus dokumen secara mandiri dan tidak menggunakan jasa pihak ketiga.
    “Data adminduk menjadi dasar berbagai pelayanan administrasi masyarakat. Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang mudah agar masyarakat memiliki dokumen yang valid dan tertib administrasi,” ujarnya.

    Ferry menambahkan pelayanan administrasi kependudukan di kantor Disdukcapil Jepara dilaksanakan pukul 08.00–15.00 WIB. Melalui kerja sama ini, kedua instansi berharap pelayanan kepada masyarakat semakin mudah, tertib, dan sesuai ketentuan.

  • Ziarah Makam Leluhur, Rawat Nilai Religius dan Keteladanan Pendahulu Jepara

    Ziarah Makam Leluhur, Rawat Nilai Religius dan Keteladanan Pendahulu Jepara

    Jepara – Menjaga ingatan terhadap perjuangan dan keteladanan para leluhur menjadi bagian penting dalam merawat nilai religius serta kearifan masyarakat Jepara. Semangat tersebut tercermin dalam kegiatan Ziarah Makam Leluhur Jepara Tahun 2026 yang dilaksanakan di Makam Mbah Abdullah Hadziq, Balekambang, Senin (28/9).

    Kegiatan tersebut diikuti Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin bersama Bupati Jepara Witiarso Utomo dan Rais Syuriah PCNU Kabupaten Jepara KH Khayatun Abdullah Hadziq. Ziarah menjadi momentum untuk mengenang jasa para pendahulu sekaligus melakukan tawasul dan memanjatkan doa, sebagai ikhtiar spiritual dalam melanjutkan nilai-nilai kebaikan yang telah diwariskan.

    Bagi Kankemenag Kabupaten Jepara, ziarah makam leluhur tidak sekadar menjadi tradisi, tetapi juga menjadi pengingat bersama akan pentingnya menjaga hubungan dengan sejarah, menghormati para pendahulu, serta memperkuat kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.

    Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari sinergi dalam mendukung visi pembangunan Kabupaten Jepara melalui Jepara MULUS, khususnya dalam mewujudkan masyarakat yang religius. Melalui kegiatan keagamaan yang melibatkan berbagai unsur, diharapkan nilai religius dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Jepara.

Translate »
Skip to content