Blog

  • Kankemenag Jepara Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Nilai Persatuan

    Kankemenag Jepara Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Nilai Persatuan

    Jepara – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Jepara melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10), diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kankemenag Kabupaten Jepara. Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan dalam pelaksanaan tugas kedinasan.

    Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Kankemenag Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin. Dalam suasana khidmat, seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan dan semangat persatuan yang menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga diisi dengan pembacaan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila. Ikrar tersebut menegaskan tekad bangsa Indonesia untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

    Melalui peringatan ini, Kankemenag Kabupaten Jepara meneguhkan kembali semangat kebersamaan dan persatuan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Nilai-nilai Pancasila diharapkan senantiasa menjadi landasan bagi ASN Kankemenag Jepara dalam menjaga integritas, menjalankan tugas secara profesional, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

  • Penyerahan Penghargaan 33 Peserta OMI Sains, Kakankemenag Kabupaten Jepara Pesankan Tetap Rendah Hati

    Penyerahan Penghargaan 33 Peserta OMI Sains, Kakankemenag Kabupaten Jepara Pesankan Tetap Rendah Hati

    Jepara – Sebanyak 33 peserta Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Bidang Sains 2026 tingkat Kabupaten Jepara berhasil melaju ke tingkat provinsi. Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara melalui penyerahan penghargaan pada apel pagi di halaman tengah Kankemenag Jepara, Rabu (30/9/2026).

    Kepala Kankemenag Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah berhasil meraih prestasi dan lolos ke tingkat provinsi. Ia berpesan agar capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus berkembang, sekaligus tetap diiringi sikap rendah hati. “Selamat untuk anak-anakku. Terus bertumbuh dan jangan berpuas diri. Semoga prestasi ini tidak menjadikan kesombongan, tetapi menjadikan kita semakin penuh ketawadhuan,” pesan Akhsan.

    Akhsan Muhyiddin juga meminta para peserta mempersiapkan diri sebaik-baiknya menghadapi kompetisi di tingkat provinsi. Menurutnya, keberhasilan di tingkat kabupaten merupakan langkah awal yang harus dilanjutkan dengan persiapan yang lebih matang.“Anak-anakku semua, saya berpesan agar dipersiapkan sebaik-baiknya untuk lanjut ke provinsi. Saya berharap semuanya bisa menjadi juara di tingkat provinsi,” ungkapnya.

    Penyerahan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras para peserta sekaligus penyemangat untuk menghadapi tahapan kompetisi berikutnya. Kankemenag Jepara berharap 33 peserta dapat terus mengembangkan kemampuan, menjaga semangat berprestasi, serta membawa nama baik Kabupaten Jepara di tingkat provinsi.

  • Kemenag Jepara Gelar Rakor Kepala KUA, Sinergitas Layanan Adminduk

    Kemenag Jepara Gelar Rakor Kepala KUA, Sinergitas Layanan Adminduk

    Jepara (Kemenag) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara menggelar Rapat Koordinasi Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Jepara, Selasa (29/9/2026). Salah satu agenda utama dalam rakor tersebut adalah pembahasan Perjanjian Kerja Sama antara Kementerian Agama Kabupaten Jepara dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jepara terkait sinergisitas pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat. Kegiatan dihadiri oleh Kasi Bimas Islam dan Kepala KUA se-Kabupaten Jepara.

    Dalam pembahasan tersebut, disampaikan pentingnya penguatan sinergi antara KUA, Kemenag, dan Disdukcapil dalam mendukung tertib administrasi kependudukan. Melalui kerjasama tersebut, diharapkan masyarakat dapat memperoleh informasi dan akses layanan administrasi kependudukan secara lebih mudah, termasuk melalui pemerintah desa, sehingga tidak selalu harus datang langsung ke kantor Disdukcapil.

    Dalam arahannya, Kasi Bimas Islam juga menekankan pentingnya penyampaian informasi layanan kepada masyarakat secara tepat dan berkelanjutan.
    “Diharapkan Kepala KUA turut menyosialisasikan ketentuan administrasi kependudukan kepada masyarakat, khususnya terkait prosedur perubahan data, kelengkapan dokumen pendukung, serta penegasan bahwa layanan administrasi kependudukan tidak dipungut biaya. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib administrasi sekaligus mencegah terjadinya kekeliruan dalam pengurusan dokumen kependudukan.” Ujarnya

    Dengan adanya sinergi melalui kerjasama tersebut, pelayanan kepada masyarakat diharapkan semakin efektif, mudah, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

  • Kemenag dan Disdukcapil Jepara Bersinergi, Permudah Perubahan Adminduk Usai Nikah

    Kemenag dan Disdukcapil Jepara Bersinergi, Permudah Perubahan Adminduk Usai Nikah

    Jepara – Pemerintah Kabupaten Jepara bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara memperkuat sinergi pelayanan administrasi kependudukan melalui Perjanjian Kerja Sama tentang Sinergisitas Pelayanan Terpadu Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Penandatanganan kerja sama berlangsung di Aula II Kankemenag Kabupaten Jepara, Selasa (29/9).

    Kepala Kankemenag Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin, menegaskan komitmen Kankemenag untuk memberikan pelayanan yang mudah, transparan, dan sesuai ketentuan. Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah untuk mensinergikan peran kedua instansi dalam memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat, khususnya perubahan dokumen kependudukan setelah penerbitan Buku Nikah bagi masyarakat yang melaksanakan pernikahan dan pencatatannya di KUA Kabupaten Jepara.
    “Kami di Kankemenag Kabupaten Jepara memiliki komitmen yang sama untuk memberikan pelayanan yang mudah dan tidak berbayar sesuai ketentuan. Melalui kerja sama ini, kita ingin mensinergikan peran masing-masing agar masyarakat yang telah melangsungkan pernikahan di KUA dapat memperoleh kemudahan dalam perubahan dokumen kependudukannya,” jelas Akhsan.

    Ia menambahkan, pelayanan tersebut diharapkan dapat mengurai persoalan administrasi yang dihadapi masyarakat. Akhsan juga mengingatkan pentingnya ketepatan data kependudukan agar perubahan dokumen dilakukan sesuai kondisi sebenarnya dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

    Sementara itu, Kepala Disdukcapil Jepara Ferry Yudha Adhi Dharma Rahardjo menyampaikan bahwa kerja sama ini juga menjadi sarana memperluas sosialisasi bahwa layanan administrasi kependudukan mudah dan gratis. Masyarakat diimbau mengurus dokumen secara mandiri dan tidak menggunakan jasa pihak ketiga.
    “Data adminduk menjadi dasar berbagai pelayanan administrasi masyarakat. Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang mudah agar masyarakat memiliki dokumen yang valid dan tertib administrasi,” ujarnya.

    Ferry menambahkan pelayanan administrasi kependudukan di kantor Disdukcapil Jepara dilaksanakan pukul 08.00–15.00 WIB. Melalui kerja sama ini, kedua instansi berharap pelayanan kepada masyarakat semakin mudah, tertib, dan sesuai ketentuan.

  • Ziarah Makam Leluhur, Rawat Nilai Religius dan Keteladanan Pendahulu Jepara

    Ziarah Makam Leluhur, Rawat Nilai Religius dan Keteladanan Pendahulu Jepara

    Jepara – Menjaga ingatan terhadap perjuangan dan keteladanan para leluhur menjadi bagian penting dalam merawat nilai religius serta kearifan masyarakat Jepara. Semangat tersebut tercermin dalam kegiatan Ziarah Makam Leluhur Jepara Tahun 2026 yang dilaksanakan di Makam Mbah Abdullah Hadziq, Balekambang, Senin (28/9).

    Kegiatan tersebut diikuti Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin bersama Bupati Jepara Witiarso Utomo dan Rais Syuriah PCNU Kabupaten Jepara KH Khayatun Abdullah Hadziq. Ziarah menjadi momentum untuk mengenang jasa para pendahulu sekaligus melakukan tawasul dan memanjatkan doa, sebagai ikhtiar spiritual dalam melanjutkan nilai-nilai kebaikan yang telah diwariskan.

    Bagi Kankemenag Kabupaten Jepara, ziarah makam leluhur tidak sekadar menjadi tradisi, tetapi juga menjadi pengingat bersama akan pentingnya menjaga hubungan dengan sejarah, menghormati para pendahulu, serta memperkuat kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.

    Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari sinergi dalam mendukung visi pembangunan Kabupaten Jepara melalui Jepara MULUS, khususnya dalam mewujudkan masyarakat yang religius. Melalui kegiatan keagamaan yang melibatkan berbagai unsur, diharapkan nilai religius dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Jepara.

  • Kankemenag Kabupaten Jepara Tekankan Komitmen Pengelolaan Banpres Revitalisasi Madrasah 2026

    Jepara – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara melakukan persiapan pelaksanaan Program Revitalisasi Bantuan Presiden (Banpres) melalui penyusunan proposal revitalisasi pada madrasah penerima bantuan. Persiapan tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan anggaran dan rencana pelaksanaan revitalisasi tersusun secara tepat, sesuai ketentuan, serta dapat mendukung pelaksanaan program secara optimal. Arahan terkait persiapan tersebut disampaikan Kepala Kankemenag Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin di ruang kerjanya, Senin (28/9).

    Akhsan Muhyiddin juga mengingatkan penerima bantuan agar memperhatikan kualitas bangunan serta memenuhi seluruh ketentuan administrasi dan tata kelola yang telah ditetapkan. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari terselesaikannya pembangunan secara fisik, tetapi juga dari tertibnya administrasi dan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat.

    “Harapannya sukses administrasi, sukses secara fisik, dan sukses secara sosial. Kualitas bangunannya juga harus baik, sehingga bantuan ini benar-benar memberikan manfaat bagi madrasah dan masyarakat,” lanjutnya.

    Sebanyak 11 madrasah di Kabupaten Jepara yang menjadi calon penerima Program Revitalisasi Banpres tersebut yakni:

    1. MAS Safinatul Huda Sowan Kidul
    2. MI Matholi’ul Huda Bantrung
    3. MI Miftahul Huda Dudakawu
    4. MI Darul Ulum 01 Bandungharjo
    5. MI Miftahul Huda Bulungan
    6. MI Miftahus Shibyan Kalipucang Wetan
    7. MI Salafiyah Wanusobo
    8. MI An Nur Daren
    9. MIS Tamrinussibyan Karangrandu
    10. MTs Nurul Huda Rajekwesi
    11. MTs Hasyim Asy’ari Bangsri

    Kankemenag Kabupaten Jepara mendorong seluruh pihak untuk berkomitmen mengawal dan menyukseskan pelaksanaan program tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bantuan ini diharapkan dapat menghasilkan sarana dan prasarana madrasah yang layak dan berkualitas, sehingga mampu menunjang peningkatan mutu pendidikan dan memberikan manfaat bagi peserta didik.

  • Tak Sekadar Juara, Kemenag Jepara Tekankan Mental Peserta MAPSI PAI SMA

    Jepara – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Jepara menerima audiensi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI SMA Kabupaten Jepara, Senin (28/9) di Ruang Kerja Kakankemenag Kabupaten Jepara. Audiensi tersebut membahas persiapan keikutsertaan peserta didik dalam kegiatan Lomba MAPSI (Mata Pelajaran Agama Islam dan Seni Islami) PAI SMA Provinsi Jawa Tengah yang akan dilaksanakan pada Sabtu–Minggu, 3–4 Oktober 2026, di Kampus UNDARIS Semarang.

    Dalam audiensi tersebut, dibahas berbagai persiapan yang perlu dilakukan untuk memastikan peserta dari Kabupaten Jepara dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan baik. Persiapan tidak hanya mencakup kemampuan peserta dalam bidang yang dilombakan, tetapi juga kesiapan mental dan motivasi selama mengikuti kompetisi.

    Kepala Kankemenag Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin menekankan bahwa keikutsertaan dalam ajang MAPSI hendaknya tidak semata-mata berorientasi pada perolehan juara. Menurutnya, pengalaman mengikuti kompetisi menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan mental peserta didik.
    “Tidak hanya mengejar juara, tetapi juga bagaimana mental anak-anak kita. Mohon didampingi dan terus diberikan motivasi, agar mereka dapat tampil percaya diri dan memberikan kemampuan terbaiknya,” pesannya.

    Akhsan Muhyiddin berharap para guru pendamping dapat memberikan dukungan secara optimal selama persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Dengan pendampingan yang baik, peserta diharapkan mampu menjadikan MAPSI sebagai ruang untuk mengembangkan potensi, menambah pengalaman, sekaligus membawa nama baik Kabupaten Jepara.

  • Pembinaan Mental Pegawai, Kakankemenag Jepara Tekankan Integritas dan Komitmen Bersama

    Pembinaan Mental Pegawai, Kakankemenag Jepara Tekankan Integritas dan Komitmen Bersama

    Jepara – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Jepara menggelar Pembinaan Mental Pegawai di Aula 1 Kankemenag Kabupaten Jepara, Kamis (24/9/2026). Kegiatan diikuti oleh jajaran pegawai Kankemenag Kabupaten Jepara sebagai bagian dari penguatan mental, integritas, dan komitmen dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

    Dalam arahannya, Kepala Kankemenag Kabupaten Jepara menekankan bahwa kinerja aparatur tidak hanya dinilai dari penyelesaian administrasi, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Penilaian masyarakat terhadap kinerja menjadi bagian penting yang harus menjadi perhatian seluruh pegawai.

    “Tugas kita tidak hanya urusan administratif, tetapi juga amalan-amalan yang bernilai ibadah. Termasuk kerja sama antara Kankemenag dengan RS PKU Aisyiyah Jepara dalam pembinaan rohani pasien. Ini merupakan bagian dari bagaimana tugas kita memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

    Ia mengajak seluruh pegawai untuk terus menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme serta membangun komitmen bersama dalam melaksanakan tugas. Menurutnya, berbagai tanggung jawab kelembagaan tidak dapat diselesaikan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama dan sinergi seluruh unsur.

    “Karena itu kita harus menjunjung tinggi integritas, tetap profesional, dan memiliki komitmen bersama untuk melaksanakan tugas. Semua tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri,” tegasnya.

    Pada kesempatan tersebut, Kakankemenag juga menyampaikan apresiasi atas sejumlah capaian yang telah ditorehkan Kankemenag Kabupaten Jepara. Salah satunya terkait bidang zakat dan wakaf, menyusul ditetapkannya Jepara sebagai Kota Wakaf. Capaian tersebut, menurutnya, harus diikuti dengan langkah nyata agar potensi wakaf dapat dikelola dan diberdayakan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

    “Alhamdulillah, kemarin kita baru saja mendapatkan SK Kota Wakaf. Pekerjaan rumah kita selanjutnya adalah bagaimana wakaf-wakaf ini bisa diberdayakan sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

    Apresiasi juga disampaikan kepada jajaran madrasah atas keberhasilan pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) di Kabupaten Jepara. Ia menyampaikan terima kasih kepada para pengawas yang telah memberikan pendampingan sehingga pelaksanaan OMI dapat berjalan dengan baik.

    “Terima kasih kepada teman-teman di madrasah, OMI bisa sukses. Terima kasih juga kepada para pengawas atas pendampingannya,” katanya.

    Melalui pembinaan mental tersebut, seluruh pegawai diharapkan semakin memahami bahwa pelaksanaan tugas bukan sekadar memenuhi kewajiban kedinasan, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian dan tanggung jawab moral kepada masyarakat. Penguatan integritas, profesionalisme, serta kerja sama menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan Kankemenag Kabupaten Jepara.

  • Kankemenag Kabupaten Jepara dan RS PKU Aisyiyah Perkuat Sinergi Pelayanan Kerohanian Pasien

    Kankemenag Kabupaten Jepara dan RS PKU Aisyiyah Perkuat Sinergi Pelayanan Kerohanian Pasien

    Jepara – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara bersama Rumah Sakit PKU Aisyiyah Jepara memperkuat sinergi dalam memberikan pelayanan kerohanian bagi pasien. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pelayanan Kerohanian bagi Pasien Rumah Sakit PKU Aisyiyah Jepara di Aula I Kankemenag Kabupaten Jepara, Kamis (24/9).

    Kepala Kankemenag Kabupaten Jepara H. Akhsan Muhyiddin menyampaikan terima kasih kepada PKU Aisyiyah Jepara yang selama ini telah membangun kerja sama dengan Kemenag Jepara. Menurutnya, pelayanan kerohanian di rumah sakit tidak hanya menyasar pasien beragama Islam, tetapi juga perlu mengakomodasi kebutuhan rohani pasien dari berbagai agama.
    “Alhamdulillah, penyuluh agama kita sudah lengkap. Ketika nanti ada pasien yang membutuhkan pendampingan rohani, teman-teman penyuluh siap mendampingi dan berkolaborasi dengan Rumah Sakit PKU Aisyiyah Jepara” ujarnya.

    Direktur RS PKU Aisyiyah Jepara dr. Elfira Fawzia menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan Kankemenag Kabupaten Jepara dalam memberikan pendampingan spiritual kepada pasien. Menurutnya, motivasi berbasis spiritual yang diberikan dapat membantu pasien menerima kondisi sakitnya dengan lebih tenang serta memberikan manfaat bagi proses pemulihan dan kemaslahatan masyarakat.
    “Motivasi berbasis spiritual yang bapak ibu berikan tentu memberikan manfaat tersendiri terhadap pasien kami, sehingga pasien dapat menerima kondisinya yang sedang sakit dan menjadikan dirinya lebih tenang. Kerja sama ini sangat memberikan hasil terbaik bagi pasien kami, jadi bapak ibu kami senang sekali dapat melakukan kerja sama dengan kementerian agama untuk menjadikan kemaslahatan bagi masyarakat” ungkapnya

  • 11 ASN Kankemenag Jepara Terima Penghargaan sebagai Penggerak Pembangunan Zona Integritas

    11 ASN Kankemenag Jepara Terima Penghargaan sebagai Penggerak Pembangunan Zona Integritas

    Jepara – Sebanyak 11 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Jepara menerima Piagam Penghargaan ASN Penggerak Pembangunan Zona Integritas (ZI) Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan komitmen dalam mendukung pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kankemenag Kabupaten Jepara. Penyerahan dilakukan secara langsung oleh kakankemenag kabupaten Jepara di halaman tengah, Kamis (24/9).

    Adapun ASN yang menerima penghargaan tersebut yaitu Muhamad Arif Rahman, Agung Supriyadi, Dewi Siti Muzaiydah, Wardah Qisthiyyah, Ulfiyatun Nadzifah, Zahindar Azmy Rajawae, Rahil Inas Hamidah, Donatus Henry Wijaya, Vera Mufty Hasnah, Dewi Sukesi, dan Anis Khumaidah.

    Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa penghargaan ini diharapkan menjadi langkah awal sekaligus motivasi bagi ASN lainnya untuk turut berperan aktif dalam pembangunan Zona Integritas. Penghargaan tidak hanya ditujukan kepada mereka yang menerima pada tahun ini, tetapi diharapkan dapat diberikan secara bergilir kepada pegawai lain yang menunjukkan kontribusi dalam mendukung penguatan ZI.

    “Bapak dan ibu menjadi pionir utama. Berikutnya saya berharap teman-teman yang lain juga dapat bergilir mendapatkan apresiasi. Target kita tahun ini dapat lolos Zona Integritas,” disampaikan dalam kesempatan tersebut.

    Pemberian penghargaan juga menjadi bentuk apresiasi atas proses pemenuhan Penilaian Evaluasi Kepatuhan dan Pengelolaan Pelayanan Publik (PEKPPP) yang telah mencapai 100 persen. Capaian tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat komitmen seluruh jajaran Kankemenag Kabupaten Jepara dalam menjaga etos kerja, meningkatkan kualitas pelayanan, serta membangun budaya kerja yang berintegritas.

    Penghargaan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai bentuk apresiasi semata, tetapi menjadi pemantik bagi seluruh ASN untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan Kankemenag Kabupaten Jepara yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Translate »
Skip to content