Kategori: Penerangan Agama Islam Zakat Dan Wakaf

  • Penyerahan 103 Sertifikat Wakaf Warnai Upacara HAB Kemenag ke-80 di Jepara

    Penyerahan 103 Sertifikat Wakaf Warnai Upacara HAB Kemenag ke-80 di Jepara

    Jepara, 3 Januari 2025 – Upacara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 yang digelar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Jepara berlangsung khidmat dan penuh makna. Pada kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan secara simbolis sebanyak 103 sertifikat tanah wakaf dalam rangka Program Akselerasi Sertifikasi Tanah Wakaf Tahun 2025.

    Penyerahan sertifikat wakaf tersebut diberikan kepada Nazhir Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Keling dan Yayasan Walisongo Tempur sebagai perwakilan penerima manfaat. Program ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian hukum terhadap aset wakaf agar dapat dikelola secara optimal dan berkelanjutan untuk kepentingan umat.

    Kegiatan penyerahan sertifikat wakaf ini merupakan hasil sinergi dan kerja sama antara Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Jepara. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu mempercepat proses sertifikasi tanah wakaf di Kabupaten Jepara serta meminimalkan potensi sengketa di kemudian hari.

    Melalui momentum peringatan HAB Kemenag ke-80 ini, Kementerian Agama Kabupaten Jepara menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan tata kelola wakaf yang tertib administrasi, aman secara hukum, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

  • Kankemenag Jepara Raih Penghargaan BAZNAS atas Capaian ZIS ASN 100 Persen

    Kankemenag Jepara Raih Penghargaan BAZNAS atas Capaian ZIS ASN 100 Persen

    Jepara – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara menerima penghargaan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jepara atas keberhasilan mencapai pembayaran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Aparatur Sipil Negara (ASN) sebesar 100 persen melalui BAZNAS Kabupaten Jepara.

    Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen dan konsistensi Kankemenag Kabupaten Jepara dalam mendukung optimalisasi pengelolaan ZIS secara terkoordinasi, transparan, dan akuntabel. Seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Jepara tercatat telah menunaikan kewajiban zakat serta menyalurkan infak dan sedekah melalui mekanisme resmi.

    Zakat yang ditunaikan oleh para pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara dikelola melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, yang selanjutnya disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Jepara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pengelolaan ini memastikan penghimpunan dan pendistribusian ZIS berjalan secara profesional, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kesadaran kolektif ASN Kemenag akan pentingnya ZIS sebagai instrumen ibadah sekaligus pemberdayaan sosial ekonomi umat. Menurutnya, ZIS tidak hanya menjadi kewajiban keagamaan, tetapi juga sarana memperkuat kepedulian dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

    “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan peran Kementerian Agama dalam mendukung pengelolaan zakat yang profesional dan berdampak nyata bagi masyarakat. Semangat HAB ke-80 Kementerian Agama menjadi momentum untuk terus menghadirkan pengabdian yang memberi manfaat luas,” ujarnya.

    Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Jepara mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan Kementerian Agama Kabupaten Jepara, khususnya dalam mendorong partisipasi ASN dalam pembayaran ZIS. Diharapkan, capaian ini dapat menjadi contoh bagi instansi lain dalam memperkuat budaya berzakat, berinfak, dan bersedekah melalui lembaga resmi.

    Penghargaan tersebut menegaskan komitmen Kementerian Agama Kabupaten Jepara dalam mendukung program-program BAZNAS sekaligus sejalan dengan tema HAB ke-80, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju,” melalui penguatan peran ZIS sebagai pilar kesejahteraan dan kerukunan umat.

  • Serah Terima Program Pemberdayaan Ekonomi Kampung Zakat Kementerian Agama di Desa Damarwulan Kecamatan Keling

    Serah Terima Program Pemberdayaan Ekonomi Kampung Zakat Kementerian Agama di Desa Damarwulan Kecamatan Keling

    Jepara — Program Pemberdayaan Ekonomi Kampung Zakat Kementerian Agama di Desa Damarwulan resmi diserahterimakan kepada para penerima manfaat, Kamis (18/12). Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dariKementerian Agama dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui zakat produktif.

    Program pemberdayaan ekonomi ini didukung oleh sinergi pendanaan antara Kementerian Agama dan lembaga zakat. Sumber bantuan berasal dari Program Kampung Zakat Kementerian Agama Republik Indonesia dengan nilai sebesar Rp20.000.000, yang dialokasikan untuk mendukung penguatan usaha produktif masyarakat. Adapun kebutuhan pendanaan lainnya dipenuhi melalui kontribusi dana dari Lembaga Amil Zakat Membangun Keluarga Utama (LAZ MKU) sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam pendampingan dan pemberdayaan ekonomi umat di Desa Damarwulan. Bantuan diberikan kepada 24 penerima manfaat dengan bantuan 24 ekor domba dan bibit jagung.

    Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan langkah strategis dalam menekan angka kemiskinan. “Melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat kita berharap dapat menurunkan tingkat kemiskinan dan mewujudkan kemandirian ekonomi umat yang menjadi salah satu program Kemenag Berdampak” tuturnya.

    KaKankemenag Jepara juga berharap para penerima manfaat mampu mengelola bantuan dengan baik.“Kami berharap bantuan ini dapat dirawat dan dikelola dengan maksimal sehingga menjadi modal awal menuju ekonomi yang mandiri dan keluarga yang sejahtera, Sehingga nanti yang semula mustahiq menjadi muzakki,” tambahnya.

    Diakhir sambutannya Akhsan Muhyiddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.“Kami sangat mengapresiasi program ini. Semoga dapat dijalankan secara istiqomah dan mampu mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera sejalan dengan Asta Cita Presiden yang diterjemahkan dalam Asta Protas Kementerian Agama” pungkasnya.

  • Kakankemenag Jepara Beri Bantuan Marbot Masjid Baitul Aziz Hidayatussalam dalam Jumat Berangkat di Desa Dorang

    Kakankemenag Jepara Beri Bantuan Marbot Masjid Baitul Aziz Hidayatussalam dalam Jumat Berangkat di Desa Dorang

    Jepara — Pemerintah Kabupaten Jepara kembali melanjutkan program unggulan “Jumat Berangkat” (Jumat Bertemu dengan Masyarakat). Pada pelaksanaannya kali ini, Bupati Jepara yang diwakili oleh Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, hadir bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin. Kegiatan berlangsung di Masjid Baitul Aziz Hidayatussalam, Desa Dorang, Nalumsari, Jepara, pada Jumat (5/12).

    Program “Jumat Berangkat” merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mempererat kedekatan dengan masyarakat serta menguatkan komunikasi antar pemangku kepentingan di tingkat desa maupun kecamatan. Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin memastikan bahwa aspirasi masyarakat dapat tersampaikan langsung dan ditindaklanjuti secara cepat sekaligus memperkuat kerukunan umat beragama yang telah menjadi identitas Kabupaten Jepara.

    Dalam sambutannya, Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin, namun wujud nyata upaya pemerintah menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Jepara.

    “Program ini memiliki tujuan utama untuk menjalin silaturahmi, menjaga toleransi antarumat beragama, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jepara yang sejak lama menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman,” ujarnya.

    Muhammad Ibnu Hajar juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus masjid dan seluruh masyarakat Desa Dorang atas partisipasi mereka dalam menjaga stabilitas sosial serta lingkungan keagamaan yang rukun dan harmonis.

    Selanjutnya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin, menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp1.000.000 kepada Marbot Masjid Baitul Aziz Hidayatussalam. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi marbot dalam merawat, menjaga kebersihan, serta memastikan kenyamanan jamaah dalam beribadah.

    Sebagai rangkaian kegiatan, sebelum pelaksanaan sholat Jum’at, dilakukan pemotongan pita sebagai tanda dibukanya Bazar UMKM yang digelar di lingkungan masjid. Kehadiran bazar ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat sekaligus memberikan ruang pemberdayaan bagi para pelaku usaha kecil.

    Kegiatan ditutup dengan pelaksanaan sholat Jum’at berjamaah dan ramah tamah antara jajaran pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat setempat.

  • Dorong Pendidikan Berkualitas, Kemenag Jepara Gandeng UNISNU Berikan Beasiswa Kuliah

    Dorong Pendidikan Berkualitas, Kemenag Jepara Gandeng UNISNU Berikan Beasiswa Kuliah

    Jepara — Kementerian Agama Kabupaten Jepara melakukan penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama dengan Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) tentang beasiswa kuliah dalam program Kemenag Jepara Peduli Pendidikan. Kegiatan panandatanganan tersebut berlangsung di Aula II Kankemenag Jepara, Senin (17/11/2025).

    Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Rektor UNISNU Abdul Djamil dan Kepala Kankemenag Jepara Akhsan Muhyiddin, dan untuk perjanjian kerja sama ditandatangani oleh Wakil Rektor bidang 3 Abdul Wahab dan Penyelenggara Zakat Wakaf Kemenag Jepara Bin H.M. Burhan Kegiatan tersebut disaksikan oleh Biro 1 dan 3 UNISNU beserta staf, para kasi, Pengurus UPZ Kemenag Jepara, Pokjawas, pokjaluh, dan Ketua APRI.

    Kepala kankemenag Jepara Akhsan Muhyiddin menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk arahan menteri agama yaitu kemenag berdampak. Berdampak disini tidak hanya dalam jangka pendek tetapi berdampak pada jangka panjang. “Cita-cita kebijakan ini merupakan arahan dari menteri agama tentang kemenag berdampak. tidak hanya dalam jangka pendek tetapi dalam jangka panjang. Termasuk ilmu, investasi yang tidak akan pernah ada ruginya adalah investasi dari dunia pendidikan. Semoga program ini berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat, khususnya masyarakat Jepara yg ingin menempuh pendidikan lebih tinggi dengan keterbatasan biaya” tegasnya

    Dalam sambutannya, Rektor UNISNU Jepara Abdul Djamil menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan kemenag Jepara. Beliau berharap dengan adanya kerja sama ini akan meringankan beban mahasiswa dalam menempuh pendidikan di universitas hingga tuntas. “Semoga apa yang menjadi tujuan dari program ini akan bermanfaat, karena ini berkaitan dengan meringankan beban mereka (mahasiswa) dalam hal membayar ukt”, ujarnya.

  • Kemenag Jepara Gelar Rakor dan Bimtek Pemutakhiran Data Wakaf Lama

    Kemenag Jepara Gelar Rakor dan Bimtek Pemutakhiran Data Wakaf Lama

    Jepara — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara menggelar kegiatan Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemutakhiran Data Wakaf Lama, Kamis, (6/11/2025) bertempat di Aula I Kantor Kemenag Jepara. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala KUA Kecamatan se-Kabupaten Jepara beserta operator wakaf KUA, sebagai upaya memperkuat tata kelola data wakaf agar lebih akurat dan terdigitalisasi.

    Kegiatan tersebut diawali dengan sambutan Penyelenggara Zakat dan Wakaf, H. Bin H. M. Burhan, yang menyampaikan pentingnya kegiatan pemutakhiran data wakaf lama sebagai bagian dari upaya penertiban dan validasi aset wakaf yang tersebar di seluruh kecamatan. Menurutnya, data wakaf yang valid dan terintegrasi akan sangat membantu dalam pengawasan, pelaporan, serta perencanaan program pengembangan wakaf ke depan.

    Selanjutnya, Kasubbag Tata Usaha Kemenag Jepara memberikan pembinaan kepada peserta mengenai pentingnya legalitas dan pengamanan aset wakaf. Ia menegaskan bahwa wakaf merupakan aset umat yang harus dijaga keberlanjutannya melalui legalisasi dan administrasi yang tertib, agar tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari.

    Sebagai penguat materi teknis, kegiatan Bimtek menghadirkan narasumber dari Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah serta tim dari Kemenag Kabupaten Karanganyar yang telah lebih dahulu melakukan pemutakhiran data wakaf secara digital. Para narasumber berbagi pengalaman dan panduan praktis terkait metode input data, validasi dokumen, serta strategi optimalisasi pengelolaan data wakaf berbasis sistem.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh KUA di Kabupaten Jepara dapat mempercepat proses pemutakhiran data wakaf lama secara akurat, transparan, dan berkesinambungan, demi pengelolaan aset wakaf yang lebih profesional dan bermanfaat bagi masyarakat.

  • UPZ Kemenag Jepara Salurkan Bantuan untuk 31 Guru Madin dan TPQ

    UPZ Kemenag Jepara Salurkan Bantuan untuk 31 Guru Madin dan TPQ

    Jepara — Dalam rangka menyambut hari amal Bhakti Kemenag ke 80, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara kembali menyalurkan bantuan sosial kepada para guru Madrasah Diniyah (Madin) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di halaman tengah Kankemenag Jepara pada Kamis (6/11/2025). Sebanyak 31 guru penerima manfaat mendapatkan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan pendidik keagamaan nonformal di Kabupaten Jepara.

    Kegiatan penyaluran bantuan ini diserahkan langsung oleh KakanKemenag Jepara sebelum apel dan disaksikan oleh seluruh pegawai kementerian agama kabupaten Jepara.

    Kakankemenag Jepara Akhsan Muhyiddin menyampaikan bahwa dengan adanya bantuan modal tersebut, para guru Madin dan TPQ diharapkan dapat mengembangkan usaha yang mereka jalankan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka. “Semoga dengan adanya bantuan modal ini, para guru Madin dan TPQ dapat mengembangkan usahanya” Ujarnya.

    Akhsan Muhyiddin juga menambahka bahwa bagi guru Madin dan TPQ yang belum memiliki usaha namun ingin memulai dan terkendala permodalan juga berpeluang menerima bantuan serupa dengan komitmen bahwa bantuan tersebut benar-benar digunakan untuk membangun usaha.

    “Bagi guru Madin dan TPQ yang tidak atau belum memiliki usaha dan mempunyai keinginan untuk memiliki usaha namun kesulitan dalam permodalan bisa juga kita berikan bantuan yang sama, tapi komitmennya adalah benar-benar digunakan untuk membangun usaha” Imbuhnya.

    Melalui program ini, UPZ Kemenag Jepara berkomitmen terus menebarkan manfaat zakat bagi kemaslahatan umat, sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di Kabupaten Jepara.

  • Wujud Kepedulian terhadap Dunia Pendidikan, UPZ Kemenag Jepara Salurkan Bantuan

    Wujud Kepedulian terhadap Dunia Pendidikan, UPZ Kemenag Jepara Salurkan Bantuan


    Jepara – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 dan melaksanakan program pentasarrufan zakat Unit Pengumpul Zakat (UPZ), Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara menyalurkan bantuan sosial kepada lembaga pendidikan, baik formal maupun nonformal, pada Selasa (4/11/2025). Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian Kemenag Jepara terhadap penguatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan warga madrasah di daerah.

    Bantuan tersebut disalurkan kepada MI An-Nur Daren, Nalumsari, guna mendukung renovasi sarana dan prasarana pendidikan. Diharapkan, bantuan ini dapat memperbaiki fasilitas belajar yang sudah tidak layak sehingga para siswa dapat belajar dalam lingkungan yang nyaman dan aman.

    Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, Akhsan Muhyiddin, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian sosial dari Kemenag Jepara untuk meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di Jepara. “Setiap anak memiliki hak untuk belajar dengan fasilitas yang layak. Oleh karena itu, bantuan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas sarana dan semangat belajar di madrasah,” ujar Akhsan.

    Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pengelolaan data pendidikan yang akurat dan mutakhir, khususnya melalui sistem Education Management Information System (EMIS). “Data EMIS harus diisi sesuai dengan keadaan sebenarnya. Data yang valid menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan dan pemberian bantuan ke depan,” tegasnya.

    Selain itu, Akhsan juga berpesan agar madrasah terus berinovasi dalam meningkatkan mutu dan citra positif di masyarakat. “Madrasah harus tampil menarik, baik dari sisi sarana, prestasi, maupun karakter. Dengan begitu, madrasah benar-benar menjadi pilihan utama masyarakat,” imbuhnya.

    Kegiatan penyaluran bantuan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara Kemenag Jepara, UPZ, dan lembaga pendidikan. Melalui kolaborasi yang baik, diharapkan program-program pemberdayaan pendidikan dapat terus berjalan berkesinambungan dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.

    Dengan semangat “Madrasah Mandiri, Berprestasi, dan Bermartabat”, Kemenag Jepara berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan dukungan nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik di Kabupaten Jepara.

  • Bukti Kepedulian Sosial, UPZ Kemenag Jepara Salurkan Bantuan RTLH

    Bukti Kepedulian Sosial, UPZ Kemenag Jepara Salurkan Bantuan RTLH

    Jepara — Dalam momentum peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama dan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan guru madrasah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Bakhrul Ulum seorang guru Madrasah Diniyah (Madin) yang berdomisili di Desa Bulu, Jepara pada Selasa (4/11/2025).

    Bantuan ini bersumber dari zakat penghasilan pegawai yang dikelola oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kemenag Jepara yang disalurkan kepada mustahik dalam rangka mendukung peningkatan taraf hidup tenaga pendidik keagamaan.

    Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin, yang didampingi oleh Gara Zakat dan Wakaf (Zawa)/Plt. Kasi Pendidikan Madrasah, serta Kasi Bimas Islam.

    Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kemenag Kabupaten Jepara menyampaikan bahwa bantuan RTLH ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial di lingkungan Kementerian Agama. “Guru madin adalah ujung tombak pendidikan keagamaan di masyarakat. Sudah selayaknya mendapatkan kehidupan yang lebih layak, sehingga semangat mereka dalam mendidik generasi tetap terjaga,” ujarnya.

    Melalui penyaluran bantuan RTLH ini, Kemenag Jepara berupaya mendorong peningkatan kesejahteraan guru madin serta memastikan dana zakat yang dikelola UPZ benar-benar sampai kepada penerima yang membutuhkan secara tepat sasaran. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu penerima dalam memperbaiki kondisi tempat tinggal, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang lebih layak dan nyaman bagi keluarga. Dengan rumah yang lebih baik, diharapkan semangat dan motivasi guru dalam mengajar juga semakin meningkat.

    Melalui momentum ini, Kemenag Jepara menegaskan komitmennya untuk terus menebar manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi para tenaga pendidik agama yang selama ini mengabdikan diri demi kemajuan pendidikan keagamaan di kabupaten Jepara.

  • Kankemenag Jepara Dampingi Gus Wabup Jepara dalam Program Pekan Peduli Sosial BAZNAS di Lingkungan Madrasah

    Kankemenag Jepara Dampingi Gus Wabup Jepara dalam Program Pekan Peduli Sosial BAZNAS di Lingkungan Madrasah

    Jepara — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, Akhsan Muhyiddin, menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program kesejahteraan umat dengan turut mendampingi Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, dalam kegiatan Program Pekan Peduli Sosial (PPS) yang digelar di MTs Nurul Islam Kriyan, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, Kamis (16/10/2025).

    Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara Pemerintah Daerah, BAZNAS Kabupaten Jepara, dan Kementerian Agama dalam memperkuat kepedulian sosial, khususnya di lingkungan madrasah. Dukungan ini menjadi wujud nyata dari komitmen Kemenag Jepara dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang transparan dan tepat sasaran.

    “Kami mendukung penuh setiap upaya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan umat, terutama yang menyasar langsung lembaga pendidikan keagamaan seperti madrasah,” ujar Akhsan Muhyiddin di sela kegiatan.

    Program PPS BAZNAS Jepara ini dirancang untuk memastikan bahwa dana ZIS dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan. Selain meringankan beban penerima, kegiatan ini juga diharapkan menumbuhkan semangat kebersamaan, gotong royong, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat yang amanah dan profesional.

    Dengan adanya kegiatan seperti ini, Kemenag Jepara berharap dapat terus mendorong semangat solidaritas sosial di tengah masyarakat serta memperkuat kolaborasi lintas sektor demi menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

Translate »
Skip to content