Jepara – Puncak perayaan Pesta Lomban Syawalan Kabupaten Jepara berlangsung meriah pada Sabtu (28/3), ditandai dengan prosesi pelarungan kepala kerbau ke tengah laut serta Festival Kupat Lepet di Pantai Kartini. Tradisi tahunan ini kembali menghadirkan nuansa sakral sekaligus kebersamaan masyarakat pesisir dalam mensyukuri limpahan rezeki dari laut. Prosesi pelarungan kepala kerbau dipimpin langsung oleh Bupati Jepara bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Jepara. Antusiasme warga begitu tinggi, terlihat dari banyaknya kapal yang turut mengiringi prosesi hingga ke tengah laut, menjadikan momen ini sebagai daya tarik budaya yang kuat.
Dalam sambutannya, Bupati Jepara Witiarso Utomo menyampaikan bahwa tradisi ini merupakan bentuk ungkapan syukur atas rezeki yang telah diterima, sekaligus harapan akan keberlimpahan hasil laut di masa mendatang. Ia menegaskan bahwa pelarungan ini bukan sekadar ritual, tetapi juga bagian dari upaya melestarikan warisan budaya leluhur yang telah mengakar di tengah masyarakat Jepara. “Ini merupakan bentuk syukur kami atas rezeki yang didapatkan di tahun lalu, dan harapannya tahun ini semakin berlimpah” ujarnya.
Menariknya, perayaan tahun ini menghadirkan nuansa berbeda dengan keikutsertaan kapal perang dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut yang turut menyemarakkan acara. Kehadiran tersebut menambah daya tarik sekaligus kebanggaan tersendiri bagi masyarakat. Pemerintah daerah juga berencana menghadirkan berbagai hiburan air yang lebih menarik untuk semakin meningkatkan antusiasme pengunjung baik lokal maupun internasional.
Setelah prosesi larung laut, rangkaian acara dilanjutkan dengan Festival Kupat Lepet yang digelar di Pantai Kartini. Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal, sejalan dengan semangat “Jepara Lestari”. Ia menambahkan, tradisi ini menjadi wasilah untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan melalui warisan leluhur, dengan harapan membawa keberkahan bagi masyarakat, baik di dunia maupun akhirat.











