Jepara – Perjalanan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah 2026 terus bergerak. Memasuki etape terakhir di Kabupaten Jepara, rombongan menempuh rute Kalinyamatan, Welahan, hingga Mayong, sebelum akhirnya tiba di Balai Desa Belimbing Kidul dan menyerahkan estafet Tunas Kelapa kepada Kwartir Cabang (Kwarcab) Kudus, Senin (31/8).
Prosesi ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwarda Jawa Tengah Tahun 2026. Perjalanan Estafet Tunas Kelapa selanjutnya akan dilanjutkan menuju wilayah-wilayah berikutnya hingga mencapai puncak kegiatan pada 10 September 2026 di GOR Satria, Kabupaten Banyumas, bersamaan dengan Upacara Pengibaran Bendera dalam rangka Peringatan Hari Jadi Pramuka ke-65 tingkat Kwarda Jawa Tengah.
Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Jepara, dalam sambutannya menyampaikan pesan Gubernur Jawa Tengah selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah. Ia menyebut, peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema “Bergerak, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”
Menurut Muhammad Ibnu Hajar tema tersebut menegaskan peran Pramuka dalam mengamalkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Semangat tersebut diwujudkan melalui prinsip “Ngopeni, Nglakoni, Mengabdi Tanpa Henti”, yakni merawat dan menjaga lingkungan, menjalankan peran dengan penuh kedisiplinan dan keterampilan, serta mengabdikan diri bagi masyarakat. “Melalui kolaborasi antara semangat Gerakan Pramuka dan nilai Ngopeni, Nglakoni, Jawa Tengah dapat terus menjadi benteng dan sekaligus pelopor pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi kemajuan daerah,” demikian pesan Gubernur Jawa Tengah yang disampaikan Muhammad Ibnu Hajar.
Dengan berakhirnya etape ETK di Jepara, estafet semangat pengabdian Pramuka kini diteruskan menuju Kwarcab Kudus. Perjalanan ini diharapkan tidak sekadar menjadi simbol perpindahan Tunas Kelapa, tetapi juga menjadi pengingat bahwa semangat Pramuka Jawa Tengah: Ngopeni, Nglakoni, Mengabdi Tanpa Henti harus terus tumbuh dan memberi manfaat bagi masyarakat.








