Penulis: editor

  • 17.979 siswa Madrasah di Jepara menerima Bantuan PIP, Wujud Sinergitas Kuat DPR, Bupati dan Kankemenag Kab. Jepara

    17.979 siswa Madrasah di Jepara menerima Bantuan PIP, Wujud Sinergitas Kuat DPR, Bupati dan Kankemenag Kab. Jepara

    Jepara – Penyerahan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk Madrasah di Kabupaten Jepara menjadi momentum penegasan kolaborasi antara lembaga legislatif, eksekutif daerah, dan Kementerian Agama.

    Penyerahan simbolis yang dilakukan di empat lokasi, MTs Darul Ulum Bandungharjo, MTs KRM Marzuki, MTs Hasyim Asyari Bangsri dan MA Matholibul Huda Mlonggo diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wahid, Bupati Jepara Witiarso Utomo, dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Jepara Akhsan Muhyiddin pada Rabu (10/12). 

    Kakankemenag Kab. Jepara Akhsan Muhyiddin dalam sambutannya menegaskan bahwa pencapaian kuota PIP Madrasah yang signifikan ini adalah hasil dari upaya kolektif yang patut disyukuri. “Alhamdulillah tahun ini kita mendapatkan bantuan PIP untuk Madrasah sebanyak 17.979 kuota,” terangnya.

    Menurut Akhsan Muhyiddin Penerima PIP tahun ini merupakan buah dari komunikasi, kolaborasi, dan sinergisitas kuat antara Kementerian Agama bersama anggota DPR RI Komisi VIII dan dukungan penuh dari Bupati Jepara. Oleh karena itu, Akhsan secara khusus mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dan Bupati Jepara atas perjuangan yang telah mereka lakukan, sehingga madrasah di Jepara kini bisa mendapatkan jatah PIP yang sangat membantu.

    Sementara itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo, mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan program pemerintah. Bupati menyoroti manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. “Ayo kita sukseskan program, apa yang direncanakan pemerintah pusat bisa dirasakan hari ini. Sehingga kita bisa merasakan seperti sekarang PIP. Mudah-mudahan yang kita ikhtiarkan bersama dapat bermanfaat,” ujarnya. Sembari memberikan penjelasan singkat mengenai program “Sekolah Rakyat” dan program-program pemerintah lainnya.

    Disisi lain,  Abdul Wahid Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dalam kesempatan tersebut turut menekankan pentingnya perhatian terhadap pendidikan Islam, kesejahteraan guru, dan digitalisasi madrasah. Beliau menyebutkan, kuota PIP yang diserahkan hari ini mencakup jatah untuk tiga kabupaten (Jepara, Demak, dan Kudus), dan  akan terus memperjuangkan peningkatan kuota penerima dan kesejahteraan guru ngaji serta digitalisasi madrasah di masa mendatang.

    “Saya mohon kepada Kepala Madrasah (Kamad) melalui Kankemenag Jepara untuk memastikan kelengkapan data calon penerima agar program PIP dan KIP (Kartu Indonesia Pintar) tahun depan dapat disiapkan dan menjangkau lebih banyak siswa madrasah yang membutuhkan” tutupnya.

  • Kemenag Jepara Mantapkan Peringatan HAB ke-80: Komitmen untuk Kemaslahatan Umat

    Kemenag Jepara Mantapkan Peringatan HAB ke-80: Komitmen untuk Kemaslahatan Umat

    Jepara – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara menggelar rapat persiapan peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026. Rapat yang dilaksanakan di Aula 1 pada Selasa (9/12). Rapat ini membahas berbagai agenda kegiatan yang akan diselenggarakan sebagai rangkaian HAB mendatang.

    Dalam rapat tersebut disepakati beberapa kegiatan, antara lain Upacara HAB ke-80, ziarah ke makam para Kepala Kantor Kemenag sebelumnya, doa bersama, serta bazar atau pasar murah bagi masyarakat.

    Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin menyampaikan harapan bahwa penyelenggaraan HAB ke-80 Kemenag RI tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi benar-benar membawa dampak positif bagi masyarakat.

    “Kami mohon seluruh panitia dapat berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna menyukseskan peringatan HAB ke-80 Kemenag Tahun 2026. Harapannya kegiatan ini memberikan kemanfaatan yang langsung dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

    Sementara itu, Kasubbag Tata Usaha Badrudin menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan HAB ke-80 seyogianya mengarah pada penguatan peran Kementerian Agama dalam memajukan masyarakat.
    “Semua aktivitas yang diselenggarakan ini adalah bentuk komitmen bagi kemaslahatan umat” ujarnya.

  • Pembinaan Kepenghuluan Kemenag Kabupaten Jepara

    Pembinaan Kepenghuluan Kemenag Kabupaten Jepara

    Jepara — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam menggelar Pembinaan Kepenghuluan bagi para penghulu se-Kabupaten Jepara pada Selasa (9/12). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi, profesionalitas, serta pemahaman regulasi terbaru terkait tugas kepenghuluan dalam rangka memperkuat kualitas layanan publik pada bidang pernikahan dan keluarga sakinah.

    Kepala Kantor Kemenag Jepara Akhsan Muhyiddin dalam sambutannya menegaskan bahwa penghulu memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai pencatat akad nikah tetapi juga sebagai pembina keluarga, mediator, dan pendamping masyarakat. Hal senada disampaikan Kasi Bimas Islam Samsul Arifin yang menyebut kegiatan ini sebagai upaya berkelanjutan untuk menyamakan visi dan meningkatkan mutu layanan agar lebih cepat, tepat, transparan, serta berintegritas.

    Materi pembinaan meliputi pemutakhiran regulasi pencatatan nikah, penggunaan aplikasi SIMKAH, penguatan Zona Integritas, peningkatan literasi administrasi, serta penekanan pada etika profesi dan moderasi beragama. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi sebagai ruang berbagi pengalaman sekaligus solusi kendala lapangan, dengan harapan penghulu semakin siap menjalankan peran dan memberikan kontribusi nyata dalam penguatan ketahanan keluarga dan pembangunan umat.

  • Menteri Agama Sampaikan Tausiyah Kebangsaan dan Resmikan Gedung Kanwil Kemenag Provinsi Jateng

    Menteri Agama Sampaikan Tausiyah Kebangsaan dan Resmikan Gedung Kanwil Kemenag Provinsi Jateng

    Semarang — Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar memberikan Tausiyah Kebangsaan dalam kegiatan yang digelar di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah pada Senin (8/12), yang diikuti oleh ribuan ASN Kemenag. Pada kesempatan tersebut sekaligus dilakukan peresmian gedung baru Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah. Kepala Kankemenag Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin beserta Kasi Bimas Islam Samsul Arifin turut menghadiri kegiatan tersebut.

    Dalam tausiyahnya, Menag Nasaruddin Umar menyampaikan pentingnya membangun spiritualitas, kebangsaan, dan etos kerja ASN melalui kesadaran makna. Ia menekankan keterkaitan antara kata, makna, dan dimensi religius dalam tradisi keislaman.
    “Kata-kata baik memiliki kaitan erat dengan ajaran tasawuf. Ia bukan hanya ujaran, tetapi pancaran makna yang membentuk karakter,” ungkap Menag.

    Selain itu, Menag mendorong jajaran Kementerian Agama untuk terus berkembang dan tidak terpaku pada rutinitas yang stagnan. ASN harus memiliki visi jauh ke depan agar dapat memberi kontribusi terbaik bagi institusi dan bangsa.

    “Program pemerintahan tidak boleh berjalan setengah-setengah. Pemimpin harus berpikir jauh ke depan, melampaui zamannya, dan membawa institusi menuju kemajuan,” tegasnya.

    Menag juga berharap gedung Kanwil Kemenag Jateng mampu menjadi ruang kerja yang kondusif, produktif, dan memantik semangat pelayanan. “Ruang kerja harus semakin baik sehingga menumbuhkan kecintaan terhadap tugas dan tanggung jawab,” tambahnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Saiful Mujab menyampaikan berbagai program yang telah dilakukan sejalan dengan Asta Protas Menteri Agama RI. Salah satunya adalah Jepara, yang dinilai memiliki kontribusi positif dalam pengembangan ekoteologi melalui program Mageri Segoro.

  • Kakankemenag Jepara Dampingi Wagub Jepara dalam Jumat Berangkat di GITJ Dorang

    Kakankemenag Jepara Dampingi Wagub Jepara dalam Jumat Berangkat di GITJ Dorang

    Jepara — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara mendampingi Wakil Bupati Jepara dalam kegiatan “Jumat Berangkat” yang diselenggarakan di Gereja Injili di Tanah Jawa (GITJ) Dorang, Nalumsari, Jepara pada Jumat (5/12).

    Kegiatan Jumat Berangkat (Jumat Bertemu dengan Masyarakat) merupakan agenda Pemerintah Kabupaten Jepara yang bertujuan mempererat komunikasi, silaturahmi, serta memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat lintas agama.

    Pada kunjungan kali ini, Bupati Jepara diwakili oleh Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar yang turut hadir bersama jajaran pemerintah daerah dan unsur Kementerian Agama.

    Dalam sambutannya, Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar menyampaikan bahwa program Jumat Berangkat menjadi ruang penting bagi pemerintah untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta mempererat persaudaraan antarwarga tanpa memandang latar belakang agama.

    “Tujuan kegiatan Jumat Berangkat ini adalah bertemu dan menyapa masyarakat sekaligus mempererat hubungan serta tali persaudaraan antar sesama warga negara di Kabupaten Jepara,” ujarnya.

    Muhammad Ibnu Hajar menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jepara untuk bersikap adil dan berpihak kepada seluruh umat beragama dalam proses pembangunan daerah.

    “Kami ingin Pemerintah Kabupaten Jepara ini adil dan berpihak kepada saudara-saudara kita dari semua agama yang ada di Jepara. Kami ingin semua terlibat bersama membangun Jepara yang makmur, unggul, lestari, dan religius,” tambahnya.

    Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pimpinan GITJ Dorang beserta jemaat.
    “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Pendeta beserta jajarannya dan seluruh jemaat atas sambutan yang luar biasa. Semoga tali persaudaraan kita dalam membangun Jepara ini senantiasa harmonis di tengah keberagaman agama yang kita miliki,” tuturnya.

    Sebagai penutup kegiatan, dilakukan penyerahan bantuan bibit pohon serta bantuan kemanusiaan dari PMI kepada jemaat GITJ Dorang sebagai bentuk dukungan sosial dan lingkungan.

  • Kakankemenag Jepara Beri Bantuan Marbot Masjid Baitul Aziz Hidayatussalam dalam Jumat Berangkat di Desa Dorang

    Kakankemenag Jepara Beri Bantuan Marbot Masjid Baitul Aziz Hidayatussalam dalam Jumat Berangkat di Desa Dorang

    Jepara — Pemerintah Kabupaten Jepara kembali melanjutkan program unggulan “Jumat Berangkat” (Jumat Bertemu dengan Masyarakat). Pada pelaksanaannya kali ini, Bupati Jepara yang diwakili oleh Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, hadir bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin. Kegiatan berlangsung di Masjid Baitul Aziz Hidayatussalam, Desa Dorang, Nalumsari, Jepara, pada Jumat (5/12).

    Program “Jumat Berangkat” merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mempererat kedekatan dengan masyarakat serta menguatkan komunikasi antar pemangku kepentingan di tingkat desa maupun kecamatan. Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin memastikan bahwa aspirasi masyarakat dapat tersampaikan langsung dan ditindaklanjuti secara cepat sekaligus memperkuat kerukunan umat beragama yang telah menjadi identitas Kabupaten Jepara.

    Dalam sambutannya, Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin, namun wujud nyata upaya pemerintah menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Jepara.

    “Program ini memiliki tujuan utama untuk menjalin silaturahmi, menjaga toleransi antarumat beragama, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jepara yang sejak lama menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman,” ujarnya.

    Muhammad Ibnu Hajar juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus masjid dan seluruh masyarakat Desa Dorang atas partisipasi mereka dalam menjaga stabilitas sosial serta lingkungan keagamaan yang rukun dan harmonis.

    Selanjutnya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin, menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp1.000.000 kepada Marbot Masjid Baitul Aziz Hidayatussalam. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi marbot dalam merawat, menjaga kebersihan, serta memastikan kenyamanan jamaah dalam beribadah.

    Sebagai rangkaian kegiatan, sebelum pelaksanaan sholat Jum’at, dilakukan pemotongan pita sebagai tanda dibukanya Bazar UMKM yang digelar di lingkungan masjid. Kehadiran bazar ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat sekaligus memberikan ruang pemberdayaan bagi para pelaku usaha kecil.

    Kegiatan ditutup dengan pelaksanaan sholat Jum’at berjamaah dan ramah tamah antara jajaran pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat setempat.

  • Kemenag Jepara Ikuti Rakor PMPZI 2025 dan Persiapan Penilaian Pendahuluan 2026

    Kemenag Jepara Ikuti Rakor PMPZI 2025 dan Persiapan Penilaian Pendahuluan 2026

    Jepara – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) PMPZI Tahun 2025 dan persiapan penilaian pendahuluan PMPZI Kementerian Agama Tahun 2026 secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (4/12). Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di Aula 2 dan diikuti oleh seluruh anggota Pokja Tim Zona Integritas (ZI) dan Kepala Madrasah Negeri di Kabupaten Jepara.

    Rakor ini merupakan tindak lanjut dari Coaching Penilaian Pembangunan Zona Integritas yang sebelumnya telah dilaksanakan di tiga wilayah. Undangan disampaikan oleh Biro Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI kepada seluruh Kemenag Kabupaten/Kota beserta Tim Pembangunan ZI.

    Melalui kegiatan ini, Kemenag Jepara berharap koordinasi dan pemahaman seluruh anggota tim semakin kuat sehingga upaya pembangunan Zona Integritas terus berjalan optimal menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

    Selain itu, dalam Rakor tersebut juga ditekankan pentingnya sinergi lintas satuan kerja serta penguatan monitoring dan evaluasi terhadap progres pembangunan ZI. Tim Pokja Kemenag Jepara menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui inovasi, transparansi, dan akuntabilitas, sehingga target meraih predikat WBK dan WBBM di tahun mendatang dapat tercapai secara efektif.

  • Seleksi CAT PPIH Arab Saudi dan Kloter Digelar, Kakankemenag Beri Dukungan Penuh

    Seleksi CAT PPIH Arab Saudi dan Kloter Digelar, Kakankemenag Beri Dukungan Penuh

    Jepara — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara menghadiri pembukaan pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) seleksi tahap 1 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan PPIH Kloter tingkat Kabupaten Jepara Tahun 1447 H/2026 M, Kamis (4/12). Pelaksanaan seleksi ini digelar serentak secara nasional dengan sistem online sebagai bagian dari proses rekrutmen resmi yang diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umrah.

    Dalam sambutannya, Kakankemenag Kab. Jepara Akhsan Muhyiddin menyampaikan dukungan penuh serta apresiasi terhadap pelaksanaan seleksi yang berjalan secara serentak ini. “Selamat dan sukses atas pelaksanaan seleksi yang diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umrah yang dilaksanakan secara online” ujarnya.

    Beliau menegaskan bahwa posisi Kementerian Agama dalam konteks penyelenggaraan ibadah haji saat ini adalah sebagai supporting institution. “Bapak ibu yang saya hormati, posisi kami sekarang adalah supporting. Tentang segala sesuatunya, saya serahkan semuanya ke Kementerian Haji dan Umrah. Kami, Kementerian Agama, selalu memberikan support sehingga transisi dari hadirnya Kementerian Haji akan berjalan dengan baik terhadap pelayanan masyarakat, khususnya pelayanan ibadah haji dan umrah. Termasuk pelaksanaan hari ini” tegasnya.

    Selain itu, Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh, Siti Zuliyati, juga menyampaikan sambutannya. Ia berharap seleksi CAT ini mampu menghasilkan petugas terbaik yang siap mengemban amanah besar dalam pelayanan haji.

    “Melalui seleksi ini diharapkan petugas yang terpilih benar-benar merupakan individu yang paling siap untuk menjalankan sebuah amanah besar ini. Kepada seluruh peserta seleksi saya ingin berpesan jadikan proses seleksi ini sebagai ikhtiar terbaik, bukan sekadar kompetisi. Bangun niat yang tulus, persiapkan diri dengan sebaik-baiknya bukan hanya secara teknis tetapi juga mental,” pesan Siti Zuliyati.

    Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kakankemenag Kabupaten Jepara beserta seluruh jajarannya yang selama ini mendukung penuh pelaksanaan haji di Indonesia.

    “Selama 75 tahun pelaksanaan haji ditangani oleh Kementerian Agama, dan tahun ini menjadi awal pertama kali Kementerian Haji dan Umrah melaksanakan haji pada 2026. Untuk itu kami mohon doa dan kerja sama dari Kepala Kantor Kementerian Agama beserta jajarannya,” ungkapnya.

    Pelaksanaan CAT seleksi tahap 1 PPIH ini diikuti oleh 17 peserta dari Kabupaten Jepara dengan penuh antusias. Kegiatan berjalan lancar, tertib, dan mendapat dukungan penuh dari seluruh pihak terkait.

  • Optimalkan Pencetakan Buku Nikah, Kemenag Jepara Serahkan Printer PLQ kepada Enam KUA

    Optimalkan Pencetakan Buku Nikah, Kemenag Jepara Serahkan Printer PLQ kepada Enam KUA

    Jepara — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara menyerahkan enam unit printer PLQ kepada KUA Karimunjawa, KUA Keling, KUA Bangsri, KUA Mlonggo, KUA Kedung, dan KUA Kalinyamatan. Penyerahan dilakukan secara langsung oleh KakanKemenag kab. Jepara pada apel pagi sebagai langkah peningkatan kualitas layanan pencatatan pernikahan.

    Dalam sambutannya Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin menyampaikan harapannya agar perangkat yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masing-masing KUA. Ia menegaskan bahwa buku nikah wajib diketik dan tidak lagi ditulis tangan. “Semoga printer ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Buku nikah harus diketik tidak ditulis. Kami juga menghimbau agar ketika diserahkan kepada masyarakat, buku nikah sudah terisi lengkap dan tidak dalam keadaan kosong” pesannya.

    Dengan dukungan perangkat baru ini, Kemenag Jepara berharap proses pencetakan buku nikah di lapangan menjadi lebih cepat, tertib, dan profesional sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat.

  • Natal Bersama Penyuluh Agama Kristen & Guru PAK Se-Kabupaten Jepara

    Natal Bersama Penyuluh Agama Kristen & Guru PAK Se-Kabupaten Jepara

    Jepara —Penyuluh Agama Kristen serta Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK se-Kabupaten Jepara menyelenggarakan Perayaan Natal bersama di GPdI Calvary Chapel Jepara pada Rabu (3/12). Perayaan tahun ini mengusung tema “Bangkit Bersinar untuk Kristus” dengan menghadirkan Pendeta Indra Suawah sebagai pembicara.

    Turut hadir dalam acara tersebut berbagai lembaga dan instansi, antara lain SD TK Kab. Jepara, RSUD dr. Rehatta Kelet, RSUD R.A Kartini, RS Graha Husada, Perwakilan Interdenominasi Gereja ada GITJ, GPSDI, GKJ, Gereja Bethany, GBT, GKMI, GMAHK, GPI, JKI, GBT, GKB, GKKD, GPPK, GKKD, GKSI, GMI, Serta PD IPARI Kabupaten Jepara.

    Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara yang diwakili oleh Kasubbag TU Badrudin yang sekaligus menjabat sebagai Plt. Gara Kristen, turut memberikan sambutan. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan bahwa umat Kristiani diharapkan senantiasa menjadi pembawa damai dan berada di garis terdepan dalam menebarkan kasih.

    “Atas nama Kepala Kantor Kemenag Jepara dan selaku Plt. Penyelenggara Kristen, saya merasakan kedamaian dalam perayaan ini. Secara iman kita berbeda, namun Tuhan mengajarkan saya untuk menjadikan sesama hamba Tuhan sebagai saudara,” ujarnya.

    Badrudin juga menyinggung Tema Natal 2025, “C LIGHT: Christmas – Love in God, Harmony Together,” yang menurutnya menjadi pengingat bahwa perbedaan akan menjadi anugerah ketika dirajut dengan cinta.

    “Kita tidak akan pernah merasakan damainya kebersamaan dan indahnya perjumpaan dengan sesama apabila cinta tidak bersemayam di hati kita,” lanjutnya.
    Di akhir sambutan, Badrudin menyampaikan harapan agar umat Kristiani terus menjadi pelopor kedamaian di negeri ini. “Saya yakin, dengan prinsip kasih Tuhan dan penerangan dari-Nya, umat Kristiani akan menjadi yang terdepan dalam mewujudkan perdamaian. Selamat memperingati Hari Natal,” tutupnya.

Translate »
Skip to content