Jepara — Kegiatan Halal Bihalal Keluarga Besar Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Tahunan di MI Al-Hidayah berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus refleksi diri bagi para pendidik. Halalbihalal ini diikuti oleh seluruh guru MI kecamatan Tahunan di pada Rabu (15/4).
Dalam arahannya Kepala Kantor Kementerian Agama Akhsan Muhyiddin menekankan pentingnya introspeksi diri dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyampaikan bahwa masih banyak orang yang belum mau melakukan evaluasi diri, padahal hal tersebut menjadi kunci utama dalam perbaikan kualitas pribadi maupun profesional.
Selain itu Akhsan Muhyiddin juga mengingatkan bahwa sedekah tidak hanya berbentuk materi, tetapi juga ilmu. “Sadaqah dalam bentuk ilmu justru akan semakin menambah keberkahan dan keluasan ilmu itu sendiri” ujarnya.
Lebih lanjut, para pendidik diajak untuk menata niat sejak awal dalam menjalankan profesi sebagai guru. Menurutnya, konsep pendidikan di madrasah memiliki kekhasan tersendiri yang tidak hanya berorientasi pada aspek duniawi, tetapi juga ukhrawi.
“Utamakan ukhrawi terlebih dahulu, insyaallah dunia akan mengikuti. Jika niat kita lurus, maka keduanya akan kita dapatkan” tegasnya.
Di akhir arahannya, ia mengajak seluruh guru untuk terus melanjutkan perjuangan dalam dunia pendidikan dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab, demi mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai spiritual.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi penyemangat baru bagi seluruh anggota KKMI untuk terus meningkatkan kualitas diri dan dedikasi dalam dunia pendidikan.







