Hadapi Tantangan ZamanJepara – Kepengurusan Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Islam periode 2026–2029 yang diketuai oleh Sinwanun resmi dilantik pada Kamis (5/3) di Dapoer Jowo Pecangaan. Pelantikan ini menjadi momentum penyegaran organisasi sekaligus penguatan peran penyuluh agama dalam menjalankan tugas pembinaan keagamaan di masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Kankemenag Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin menyampaikan bahwa pengalaman organisasi di masa lalu perlu dijadikan bahan perenungan. Hal-hal yang baik perlu ditingkatkan, sedangkan yang kurang baik cukup menjadi pelajaran untuk perbaikan ke depan.“Pengalaman organisasi masa lalu sangat penting untuk menjadi perenungan. Apa yang baik harus kita tingkatkan, sedangkan yang kurang baik biarlah menjadi kenangan. Sehingga hari ini harus lebih baik daripada hari kemarin,” ujarnya.
Akhsan Muhyiddin juga menambahkan bahwa reorganisasi merupakan bagian dari penyegaran organisasi, setidaknya untuk membangkitkan kembali semangat agar Pokjaluh semakin kreatif dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi saat ini cukup besar terutama dalam menjaga kerukunan umat beragama. Bahkan perbedaan di internal umat Islam, seperti perdebatan terkait awal puasa, kerap ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.Karena itu, para penyuluh agama diharapkan mampu mencari metode penyuluhan yang lebih efektif dan relevan dengan perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan media sosial seperti TikTok dengan penyampaian yang sederhana namun tetap mengena di masyarakat.
Dengan dilantiknya kepengurusan Pokjaluh periode 2026–2029 yang diketuai oleh Sinwanun, diharapkan para penyuluh agama semakin solid serta mampu menghadirkan inovasi dalam kegiatan penyuluhan keagamaan di Kabupaten Jepara.





