Jepara – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin memberikan pembinaan sekaligus penguatan kinerja kepada tenaga pendidik dan kependidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI), Raudhatul Athfal (RA), dan Bustanul Athfal (BA) se-Kecamatan Kembang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan serta memperkuat peran guru dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia. Kegiatan dilakukan di Gedung MWCNU Kembang dan diikuti oleh seluruh tenaga pendidik pada Rabu (29/4).
Dalam arahannya Kepala Kankemenag Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin menekankan pentingnya mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. Ia menyampaikan bahwa terdapat hal-hal mendasar yang seringkali terlupakan, yakni kecukupan materi sebagai rezeki paling rendah, kesehatan, memiliki anak yang saleh, hingga yang paling utama adalah meraih ridha Allah SWT.
Selain itu, beliau juga mengingatkan tentang tiga kata sederhana yang kini mulai jarang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu “maaf”, “tolong”, dan “terima kasih”. Padahal, ketiga kata tersebut merupakan bagian dari akhlak mulia yang harus ditanamkan dan dicontohkan oleh para pendidik kepada peserta didik. “Sebagai insan yang berkhidmah di bidang pendidikan, kita memiliki tanggung jawab besar untuk mencerdaskan generasi masa depan, tidak hanya dari sisi ilmu pengetahuan, tetapi juga dari segi akhlak dan karakter” ujarnya.
Dalam sesi pembinaan, disampaikan pula pesan keilmuan: “Al-barokatu fil ‘ilmi wal manfa’atu bith-tho’ah” (keberkahan ada dalam ilmu, dan kemanfaatan ada dalam ketaatan). Ditekankan bahwa ilmu diperoleh dengan datang kepada guru dan memiliki sanad yang jelas. Ilmu yang diperoleh tanpa bimbingan guru dikhawatirkan kehilangan arah dalam penerapannya. Meski di era digital ilmu dapat diakses dari berbagai sumber, ditegaskan bahwa ada hal yang tidak bisa diperoleh tanpa peran guru, yaitu keberkahan ilmu. Kepintaran tanpa keberkahan tidak akan memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.
Lebih lanjut, dijelaskan bahwa keberkahan ilmu dapat diraih melalui pengabdian kepada guru, salah satunya dengan mengamalkan dan meneruskan ilmu kepada generasi berikutnya sebagai bentuk khidmah dalam dunia pendidikan.
Kepala Kankemenag Jepara juga mengajak seluruh tenaga pendidik dan kependidikan untuk senantiasa melakukan introspeksi diri serta tidak mudah menyalahkan orang lain dalam menghadapi berbagai tantangan. Menurutnya, sikap tersebut menjadi kunci dalam membangun profesionalitas dan integritas sebagai pendidik.
Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan para guru dan tenaga kependidikan MI, RA, dan BA di Kecamatan Kembang semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta menjadi teladan dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlakul karimah.








