Jepara – Keluarga besar Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) dan Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kecamatan Keling menggelar kegiatan pembinaan dan halal bihalal di GOR Al Fitroh, Selasa (14/4). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kualitas peran guru dalam dunia pendidikan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin dalam arahannya menegaskan bahwa halal bihalal tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan sebagai ajang refleksi diri atas kinerja yang telah dilakukan selama satu tahun terakhir.“Melalui momentum ini, mari kita evaluasi apa yang sudah kita kerjakan. Halal bihalal bukan hanya formalitas, tetapi menjadi sarana memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pengabdian kita sebagai pendidik” ujarnya.
Akhsan Muhyiddin juga menekankan bahwa tugas utama guru tidak hanya mengajar, tetapi juga mengarahkan dan mendampingi anak-anak dalam proses tumbuh kembang mereka. Guru diharapkan mampu menjadi teladan dengan menjaga sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya pendidikan saat ini memiliki peran strategis dalam menjaga eksistensi moral generasi muda. Selain membekali ilmu pengetahuan, pendidikan juga harus menjadi benteng dari degradasi moral terutama di tengah derasnya arus perkembangan media sosial.
“Dunia media sosial memiliki dampak yang luar biasa. Jika tidak dibentengi dengan nilai moral dan akhlak, maka akan sangat berpotensi merusak generasi kita” tegas Akhsan Muhyiddin.
Lebih lanjut Kepala Kankemenag Kabupaten Jepara juga menyampaikan bahwa untuk mencapai kebahagiaan yang utuh, manusia perlu menjaga keseimbangan antara aspek fisik, sumber daya manusia (SDM), dan spiritual.
Dalam kesempatan tersebut, Akhsan Muhyiddin mengingatkan bahwa manusia pada akhirnya akan terbagi dalam empat golongan, yaitu mereka yang merugi di dunia dan akhirat, merugi di akhirat namun untung di dunia, merugi di dunia namun untung di akhirat, serta golongan yang beruntung di dunia dan akhirat.
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, serta diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi para guru dalam menjalankan tugas mulia mendidik generasi bangsa.



