Jepara — Sebanyak 33 siswa madrasah asal Kabupaten Jepara berkompetisi dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang digelar di MTs Negeri 1 Jepara, Senin–Selasa (5–6/10). Mereka merupakan peserta terbaik yang berhasil lolos dari tingkat Kabupaten Jepara dan kini berkesempatan mengukir prestasi pada kompetisi tingkat provinsi. Untuk memastikan pelaksanaan berjalan tertib dan lancar, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, Akhsan Muhyiddin melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di lokasi pelaksanaan, MTs Negeri 1 Jepara.
Dalam kesempatan tersebut, Akhsan memberikan dukungan kepada para peserta Jepara agar dapat mengikuti kompetisi dengan penuh percaya diri dan memberikan kemampuan terbaik. Menurutnya, keikutsertaan dalam OMI tingkat provinsi tidak hanya menjadi kesempatan untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam mengembangkan potensi dan mental berkompetisi.
“Kami berharap anak-anak dapat mengikuti kompetisi dengan sungguh-sungguh, percaya diri, dan tetap menjunjung sportivitas. Apa pun hasilnya, pengalaman berkompetisi di tingkat provinsi ini menjadi bagian penting dari proses mereka untuk terus berkembang dan berprestasi,” ujarnya.
Akhsan juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung para siswa hingga dapat melaju ke tingkat provinsi. Ia berharap keikutsertaan 33 siswa Jepara dapat membawa hasil terbaik sekaligus semakin menguatkan tradisi prestasi madrasah di Kabupaten Jepara.
“Semoga anak-anak Jepara mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan membawa nama baik madrasah serta Kabupaten Jepara. Yang terpenting, tetap rendah hati, berjuang maksimal, dan menjadikan kompetisi ini sebagai pengalaman untuk terus berkembang,” pungkasnya.






