Jepara – Dalam rangka mendukung kelancaran pelayanan bagi para pemudik, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada 13 Masjid Ramah Pemudik yang tersebar di sejumlah titik strategis di wilayah Jepara pada Kamis (19/3). Penyerahan bantuan dilakukan sebagai bentuk komitmen Kemenag Jepara dalam memastikan kesiapan masjid-masjid yang menjadi lokasi singgah pemudik agar dapat memberikan pelayanan maksimal selama arus mudik dan balik Lebaran. Adapun bantuan logistik yang disalurkan meliputi berbagai kebutuhan penunjang yang dapat dimanfaatkan oleh para pemudik selama beristirahat di masjid
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat membantu pengelola masjid dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. “Masjid Ramah Pemudik ini tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi tempat istirahat yang nyaman bagi para pemudik. Oleh karena itu, kami hadir untuk memastikan fasilitas dan kebutuhan dasarnya terpenuhi” ujarnya.
Sebanyak 13 masjid yang menerima bantuan logistik tersebut antara lain: Masjid Agung Baitul Makmur (Jepara), Masjid Baitur Rahmah 1 (Kalinyamatan), Masjid Attaibiin (Mayong), Masjid Baitus Salam (Pecangaan), Masjid Masy’arul Mujahidin (Tahunan), Masjid Al-Istibhal (Tahunan), Masjid Al-Ihsan (Tahunan), Masjid Besar Baitusshomad (Welahan), Masjid Jami’ Nurul ‘Ula (Welahan), Masjid Besar Baitul Muttaqin (Kedung), Masjid An Nur (Bangsri), Masjid Al Amin (Keling), dan Masjid Walisongo (Pecangaan).
Dengan adanya dukungan logistik ini, diharapkan seluruh Masjid Ramah Pemudik di Kabupaten Jepara dapat beroperasi secara optimal selama 24 jam, sehingga para pemudik dapat merasakan kenyamanan, keamanan, serta pelayanan yang baik selama perjalanan.
Kemenag Jepara juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan ketertiban fasilitas yang telah disediakan, agar manfaatnya dapat dirasakan oleh semua pihak secara berkelanjutan.








