Kategori: Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren

  • BADKO LPQ PERKUAT PERAN LEMBAGA PENDIDIKAN AL QUR’AN DALAM MEWUJUDKAN GENERASI QUR’ANI

    Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (Badko LPQ) Kabupaten Jepara telah selesai mengadakan acara pembinaan bagi guru TPQ di Gedung Shima Jepara sejak Selasa (6/8/2024) s/d Kamis (6/8/2024). Kegiatan ini diikuti 300 perwakilan pengurus Badko LPQ, Kepala dan guru LPQ se-Kabupaten Jepara yang dibagi menjadi 3 hari per Ex. Kawedanan Se-Kabupaten Jepara.

    Edy Sujatmiko selaku Ketua UmumBADKO LPQ yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara mengajak seluruh ustadz dan uztadzah TPQ untuk Memperkuat peran Lembaga Pendidikan al-Qur’an (LPQ) dalam mewujudkan generasi Qur’ani.

    “Sebagai ustadz dan ustadzah, Bapak dan Ibulah yang mengajar anak-anak membaca Al-Qur’an. Kalau Al-Qur’an dibaca, dipahami artinya lalu diamalkan, itu akan makin menyejahterakan Jepara. Karena Al-Qur’an mengajarkan untuk beramal,” Kata Edy Sujatmiko dalam acara pembukaan pembinaan bagi guru TPQ di Gedung Shima tersebut.

    Dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara juga ikut mengisi acara tersebut yang menjelaskan alur dan tata cara pendaftaran Lembaga Pendidikan al-Qur’an (LPQ) baru.
    Berdasarkan data aplikasi EMIS 4.0, per 5 Agustus 2024 Jepara memiliki tepat 1000 lembaga pendidikan Al-Qur’an. Jumlah itu terdiri dari 996 lembaga TPQ, 2 PAUD Al-Qur’an, dan masing-masing 1 lembaga Rumah Tahfiz Al-Qur’an (RTQ) serta Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TKQ).(DR)

  • Monev Madrasah Diniyah Takmiliyah dan Lembaga Pendidikan Al-Qur’an Pulau Terpencil: Pastikan Layanan Kelembagaan Tidak Ada yang Ketinggalan

    Jepara – Di sela-sela mendampingi kegiatan Rakor dan Pembinaan Jajaran Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah di Pulau Karimunjawa, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara melaksanakan kunjungan ke Madrasah Diniyah Takmikiyah (MDT) dan Lembaga Pendidikan Alqur’an (LPQ) yang berada di desa Karimunjawa. Adapun jumlah MDT di seluruh pulau Karimunjawa berjumlah 5 lembaga dan LPQ berjumlah 14 lembaga.

    Kunjungan dilaksanakan ke dua lembaga yaitu TPQ Syekh Amir Hasan dan dilanjutkan MDT Raudlatul Muta’allimin. Selama ini, layanan administrasi kelembagaan pendidikan keagamaan Islam (MDT dan LPQ) secara kolektif di Karimunjawa terpusat di TPQ Syekh Amir Hasan yang dikepalai oleh H. Ali Erfan, selaku koordinator operator di tingkat kecamatan Karimunjawa. Berkas-berkas administrasi dari lembaga tersebut dikumpulkan ke koordinator operator kemudian diteruskan ke Seksi PD Pontren Kantor Kemenag Kabupaten Jepara. Layanan kelembagaan tersebut berupa layanan pengajuan izin operasional lembaga, EMIS dan bantuan. Sementara untuk layanan mandiri bisa diakses sendiri oleh lembaga yang bersangkutan. Di akhir kunjungan, H. Zainuri selaku Kasi PD Pontren memastikan semua administrasi kelembagaan harus terlayani sampai tuntas, tepat dan cepat. Akses layanan yang semakin mudah, seperti layanan PTSP daring yang dimiliki Kantor Kemenag Kabupaten Jepara bisa diakses di laman https://semanak.kemenagjepara.com/ diharapkan jangan sampai ada informasi dan layanan kelembagaan yang ketinggalan.(WQ)

  • Dukung Optimalisasi Penerapan E-Kinerja untuk SKP 2024, Kankemenag Jepara Buka Layanan Konsultasi

    Dukung Optimalisasi Penerapan E-Kinerja untuk SKP 2024, Kankemenag Jepara Buka Layanan Konsultasi

    Dalam rangka menyongsong penerapan Sistem Kinerja Pegawai (SKP) tahun 2024 yang lebih efisien , Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara menggelar sesi asistensi mendukung kemudahan Penyelesaian SKP Triwulan 1 dalam Aplikasi E-Kinerja. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan kemampuan pegawai dalam memanfaatkan teknologi informasi guna meningkatkan produktivitas dan akuntabilitas dalam penilaian kinerja.

    Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, Akhsan Muhyiddin menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dalam pengelolaan administrasi kepegawaian. “Dengan adanya pendampingan ini, kami berharap para pegawai dapat dengan mudah beradaptasi dan memanfaatkan sistem E-Kinerja untuk meningkatkan efektivitas kerja,” ujarnya.

    Sesi asistensi yang dipandu langsung oleh tim Kepegawaian melibatkan semua staf dan pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara serta perwakilan dari masing-masing seksi, dimulai dari pengenalan konsep dasar E-Kinerja hingga teknis implementasi dan pemahaman mengenai manfaatnya. Materi disampaikan secara interaktif dan praktis, memungkinkan para peserta untuk langsung mempraktikkan penggunaan aplikasi tersebut.

    Dengan dukungan penuh dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, diharapkan penerapan E-Kinerja untuk SKP tahun 2024 Triwulan 1 tuntas dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang signifikan bagi efisiensi dan akuntabilitas dalam penilaian kinerja pegawai.

Translate »
Skip to content