Jepara – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Jepara menggelar Pembinaan Mental Pegawai di Aula 1 Kankemenag Kabupaten Jepara, Kamis (24/9/2026). Kegiatan diikuti oleh jajaran pegawai Kankemenag Kabupaten Jepara sebagai bagian dari penguatan mental, integritas, dan komitmen dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Kepala Kankemenag Kabupaten Jepara menekankan bahwa kinerja aparatur tidak hanya dinilai dari penyelesaian administrasi, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Penilaian masyarakat terhadap kinerja menjadi bagian penting yang harus menjadi perhatian seluruh pegawai.
“Tugas kita tidak hanya urusan administratif, tetapi juga amalan-amalan yang bernilai ibadah. Termasuk kerja sama antara Kankemenag dengan RS PKU Aisyiyah Jepara dalam pembinaan rohani pasien. Ini merupakan bagian dari bagaimana tugas kita memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia mengajak seluruh pegawai untuk terus menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme serta membangun komitmen bersama dalam melaksanakan tugas. Menurutnya, berbagai tanggung jawab kelembagaan tidak dapat diselesaikan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama dan sinergi seluruh unsur.
“Karena itu kita harus menjunjung tinggi integritas, tetap profesional, dan memiliki komitmen bersama untuk melaksanakan tugas. Semua tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Kakankemenag juga menyampaikan apresiasi atas sejumlah capaian yang telah ditorehkan Kankemenag Kabupaten Jepara. Salah satunya terkait bidang zakat dan wakaf, menyusul ditetapkannya Jepara sebagai Kota Wakaf. Capaian tersebut, menurutnya, harus diikuti dengan langkah nyata agar potensi wakaf dapat dikelola dan diberdayakan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, kemarin kita baru saja mendapatkan SK Kota Wakaf. Pekerjaan rumah kita selanjutnya adalah bagaimana wakaf-wakaf ini bisa diberdayakan sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan kepada jajaran madrasah atas keberhasilan pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) di Kabupaten Jepara. Ia menyampaikan terima kasih kepada para pengawas yang telah memberikan pendampingan sehingga pelaksanaan OMI dapat berjalan dengan baik.
“Terima kasih kepada teman-teman di madrasah, OMI bisa sukses. Terima kasih juga kepada para pengawas atas pendampingannya,” katanya.
Melalui pembinaan mental tersebut, seluruh pegawai diharapkan semakin memahami bahwa pelaksanaan tugas bukan sekadar memenuhi kewajiban kedinasan, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian dan tanggung jawab moral kepada masyarakat. Penguatan integritas, profesionalisme, serta kerja sama menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan Kankemenag Kabupaten Jepara.





