Jepara – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Jepara menghadiri perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang diselenggarakan di Aula Pasraman Radite Widya, Desa Plajan. Kegiatan tersebut dikemas dalam suasana simakrama umat Hindu Jepara bersama Bupati, yang dihadiri oleh tokoh umat Hindu, ketua lembaga keagamaan Hindu Jepara, serta unsur masyarakat seperti Pemerintah Desa Plajan, Jakabaya, Banser, dan Linmas Desa Plajan pada Jumat (27/3).
Dalam sambutannya Bupati Jepara dalam hal ini diwakili oleh Muhammad Ibnu Hajar menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Nyepi kepada seluruh umat Hindu di Jepara. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Jepara, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 kepada saudara-saudaraku umat Hindu, khususnya di Desa Plajan dan umumnya di Kabupaten Jepara. Kita ketahui bersama bahwa tahun ini perayaan hari besar umat Islam dan umat Hindu berlangsung hampir bersamaan,” ujarnya.
Muhammad Ibnu Hajar juga mengapresiasi tinggi nilai toleransi yang telah terbangun di Desa Plajan. Menurutnya, desa tersebut telah dikenal luas, tidak hanya di Jepara tetapi juga di luar daerah, sebagai contoh kehidupan masyarakat yang rukun dalam keberagaman. “Alhamdulillah Desa Plajan ini sudah terkenal akan toleransinya. Kami mohon kebersamaan dan toleransi ini terus dirawat dan dijaga bersama untuk mewujudkan Jepara yang MULUS, yaitu Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius.” tambahnya.
Lebih lanjut, Muhammad Ibnu Hajar menegaskan bahwa semangat religius yang ingin dibangun di Kabupaten Jepara bukan hanya untuk satu agama, tetapi mencakup seluruh umat beragama yang hidup berdampingan secara harmonis.
Kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara bersama Forkopimda dalam perayaan Nyepi ini menjadi simbol kuat dukungan pemerintah terhadap kerukunan umat beragama serta komitmen bersama dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.






