Jepara – Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Madrasah Kementerian Agama Republik Indonesia terus mendorong peningkatan kualitas guru madrasah melalui Program Pemberdayaan Guru Mata Pelajaran (MGMP) Tahun 2025.
Di Kabupaten Jepara, program ini diikuti oleh MGMP Penjasorkes MA Jepara dan MGMP Informatika 002 MA Jepara Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula I Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara dan dibuka langsung oleh Kepala Kankemenag Kabupaten Jepara, Akhsan Muhyiddin, didampingi Plt. Kasi Pendidikan Madrasah, Bin Himma M. Burhan yang juga bertindak sebagai narasumber pada Rabu (7/1).
Kegiatan pemberdayaan MGMP tersebut mengusung tema “Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Ekoteologi dan Kurikulum Berbasis Cinta serta Digitalisasi Pembelajaran dan Layanan Keagamaan di Kelas.” Tema ini selaras dengan arah kebijakan Kementerian Agama dalam mewujudkan pembelajaran madrasah yang berkarakter, humanis, berwawasan lingkungan, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Melalui kegiatan ini, para guru dibekali pemahaman dan keterampilan dalam mengintegrasikan nilai-nilai ekoteologi, yaitu kesadaran menjaga lingkungan sebagai bagian dari nilai keagamaan, serta kurikulum berbasis cinta yang menekankan pada penguatan karakter, toleransi, empati, dan moderasi beragama dalam proses pembelajaran.
Selain itu, penguatan digitalisasi pembelajaran dan layanan keagamaan di kelas juga menjadi fokus penting, di mana guru didorong untuk memanfaatkan teknologi informasi secara optimal dalam perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi pembelajaran, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih efektif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin menekankan pentingnya peningkatan kapasitas guru madrasah dalam menghadapi tantangan pendidikan saat ini. Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini diharapkan para guru tidak hanya meningkatkan kompetensi profesional, tetapi juga semakin menguatkan nilai-nilai keagamaan dalam setiap proses pembelajaran.
“Untuk itu dalam kesempatan yang baik ini kami mohon agar pembiasaan dan habituasi nilai-nilai akhlak sesuai ajaran agama kita jangan sampai ditinggalkan. Madrasah harus menjadi benteng dari runtuhnya moral generasi bangsa,” tegasnya.
Di akhir sambutan, Kepala Kankemenag Jepara menyampaikan ucapan selamat mengikuti kegiatan serta berharap program ini mampu meningkatkan kompetensi guru dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan mutu pendidikan madrasah.








