Jepara — Pemerintah Kabupaten Jepara kembali melanjutkan program unggulan “Jumat Berangkat” (Jumat Bertemu dengan Masyarakat). Pada pelaksanaannya kali ini, Bupati Jepara yang diwakili oleh Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, hadir bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin. Kegiatan berlangsung di Masjid Baitul Aziz Hidayatussalam, Desa Dorang, Nalumsari, Jepara, pada Jumat (5/12).
Program “Jumat Berangkat” merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mempererat kedekatan dengan masyarakat serta menguatkan komunikasi antar pemangku kepentingan di tingkat desa maupun kecamatan. Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin memastikan bahwa aspirasi masyarakat dapat tersampaikan langsung dan ditindaklanjuti secara cepat sekaligus memperkuat kerukunan umat beragama yang telah menjadi identitas Kabupaten Jepara.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin, namun wujud nyata upaya pemerintah menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Jepara.
“Program ini memiliki tujuan utama untuk menjalin silaturahmi, menjaga toleransi antarumat beragama, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jepara yang sejak lama menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman,” ujarnya.
Muhammad Ibnu Hajar juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus masjid dan seluruh masyarakat Desa Dorang atas partisipasi mereka dalam menjaga stabilitas sosial serta lingkungan keagamaan yang rukun dan harmonis.
Selanjutnya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin, menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp1.000.000 kepada Marbot Masjid Baitul Aziz Hidayatussalam. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi marbot dalam merawat, menjaga kebersihan, serta memastikan kenyamanan jamaah dalam beribadah.
Sebagai rangkaian kegiatan, sebelum pelaksanaan sholat Jum’at, dilakukan pemotongan pita sebagai tanda dibukanya Bazar UMKM yang digelar di lingkungan masjid. Kehadiran bazar ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat sekaligus memberikan ruang pemberdayaan bagi para pelaku usaha kecil.
Kegiatan ditutup dengan pelaksanaan sholat Jum’at berjamaah dan ramah tamah antara jajaran pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat setempat.











