Jepara — Para Kepala Madrasah (Kamad) di Kabupaten Jepara melaksanakan audiensi dengan Komisi IV DPR RI dalam rangka memperjuangkan peningkatan kesejahteraan dan pemerataan kualitas pendidikan di Kabupaten Jepara. Audiensi ini menjadi forum strategis untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan pendidikan, khususnya di lingkungan madrasah. Audiensi dilaksanakan di ruang kelas MAN 2 Jepara setelah upacara peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag RI, Sabtu (3/1).
Dalam audiensi tersebut Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid menyampaikan bahwa peningkatan kesejahteraan pendidikan harus menyentuh seluruh satuan pendidikan tanpa terkecuali baik pendidikan nasional maupun swasta. Komisi VIII DPR RI juga mendorong agar tidak ada kesenjangan yang terlalu jauh antara sekolah negeri dan swasta, termasuk madrasah.
Beberapa program strategis turut dibahas, di antaranya Sekolah Rakyat, Sekolah Taruna, dan Sekolah Garuda sebagai bagian dari upaya penguatan akses dan mutu pendidikan. Ke depan, seluruh pemangku kepentingan pendidikan direncanakan akan diundang untuk menyamakan langkah dan visi dalam memajukan pendidikan di Jepara.
Abdul Wachid juga menegaskan agar para kepala madrasah tidak ragu menyampaikan persoalan yang dihadapi. Jika terdapat kendala di madrasah, baik sarana, prasarana, maupun kebijakan, diharapkan dapat segera dikomunikasikan agar dapat dicarikan solusi bersama.
Dalam audiensi tersebut ditekankan pula pentingnya perubahan dan kesetaraan terutama dalam hal digitalisasi pendidikan. Pemanfaatan teknologi menjadi keharusan agar madrasah mampu bersaing dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Untuk itu, dukungan pengadaan sarana teknologi seperti smartboard dinilai sangat penting demi kemajuan pembelajaran berbasis digital.
Terkait bantuan pendidikan, Komisi VIII DPR RI menyampaikan bahwa Program Indonesia Pintar (PIP) akan terus ditingkatkan. Namun demikian pendataan harus dilakukan secara tepat dan sesuai dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan basis data yang berlaku agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret untuk mempercepat transformasi dan kemajuan pendidikan di Kabupaten Jepara. Dengan sinergi antara madrasah, Kementerian Agama, dan DPR RI, pendidikan yang adil, maju, dan berdaya saing dapat terwujud.









