Jepara — Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah melalui Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren pada Kantor Kemenag Kab. Jepara menyelenggarakan Rapat Koordinasi Evaluasi dan Validasi Data Pondok Pesantren Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025 bertempat di MIN 2 Jepara, Rabu (26/11/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Kantor Kemenag Jepara, Kasubag TU, pejabat struktural, staff, ketua DPRD, perwakilan Dinas PUPR Kabupaten, wakil ketua RMI Wilayah Provinsi Jateng, Wakil Rektor UNISNU Jepara serta 150 peserta, terdiri dari para Penyuluh Agama Islam serta para operator data Pondok Pesantren se-Kabupaten Jepara.
Dalam kegiatan ini, hadir beberapa narasumber, antara lain Agung Supriyadi dan Dede Rahmat sebagai moderator, Agus Sutisna selaku Ketua DPRD Kab. Jepara, Atho’illah selaku Sub Koordinator Pembangunan dan Pemeliharaan Dinas PUPR Kab. Jepara, Miftahuddin selaku Wakil RMI Provinsi Jateng, Abdul Wahab selaku Wakil Rektor III UNISNU Jepara sebagai narasumber.
Mewakili Kepala Kantor Kemenag Kab. Jepara, Kasubbag TU Badruddin, secara resmi membuka kegiatan tersebut serta menyampaikan bahwa ada yang namanya EMIS, ada yang namanya Sitren (Sistem Informasi dan Data Terpadu Pesantren), dan ada yang namanya Satu Data Terpadu Kemenag RI.
“Kesemuanya itu, pokok validitasnya adalah bagaimana para pengasuh pesantren ini mengisi data riil yang ada di pesantren panjenengan masing-masing. Jadi, banyak terjadi, khususnya di pantura ini, eksistensi pesantren yang sudah besar, santrinya banyak, karena tidak mau meng-upload data, maka keberadaannya di Pusat tidak diketahui”, ujarnya.
Sementara itu, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan menggunakan anggaran DIPA Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Provinsi Jateng.
“Dengan mengharap ridha dan pertolongan dari Allah, acara Rapat Koordinasi, Validasi, Evaluasi Data Pesantren Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025 kita buka dengan resmi dengan bacaan Suratul Fatihah. Semoga dengan bacaan Suratul Fatihah, Allah mengijabah apapun yang menjadi niat baik kita, dijauhkan kita dari segala kesalahan. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin”, pungkasnya.









