Jepara – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Jepara menggelar Ujian Terbuka Program Tahfidz Al-Qur’an sebagai bentuk evaluasi sekaligus apresiasi atas capaian hafalan para siswa, pada Selasa (27/1) di GOR MAN 1 Jepara.
Kegiatan ini diikuti oleh para siswa program tahfidz, disaksikan oleh komite, orang tua/wali murid, dewan guru, serta jajaran Kementerian Agama Kabupaten Jepara. Ujian terbuka berlangsung khidmat, di mana para peserta memperdengarkan hafalan Al-Qur’an di hadapan tim penguji dan undangan.
Dalam sambutannya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin menyampaikan bahwa terdapat empat tingkatan rezeki yang dianugerahkan Allah SWT kepada manusia. Mulai dari rezeki berupa harta benda, kesehatan untuk beraktivitas dan bersilaturahmi, hingga keturunan yang saleh dan salehah.
“Di antara rezeki yang paling utama adalah dikaruniai anak-anak yang saleh dan salehah, seperti ananda yang hari ini diuji hafalannya. Saya mengucapkan terima kasih kepada MIN 2 Jepara yang luar biasa dalam mendidik dan mengantarkan anak-anak menjadi generasi Qur’ani. Terus terang, ini membuat saya bahagia” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa anak yang saleh dan salehah merupakan harapan bagi orang tua, karena doa merekalah yang kelak akan terus mengalir, bahkan ketika orang tua telah meninggal dunia.
“Yang selalu ditunggu oleh orang tua yang telah wafat adalah doa dari anak-anaknya yang saleh dan salehah,” lanjutnya.
Lebih lanjut Akhsan Muhyiddin juga mengapresiasi peran madrasah di Kabupaten Jepara yang dinilainya semakin menunjukkan kualitas pendidikan yang unggul, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam pembinaan karakter dan keagamaan.
“Madrasah-madrasah di Jepara luar biasa. Dengan semangat dan spirit yang sama, kita berharap dapat terus melahirkan generasi khaira ummah, generasi terbaik bagi umat,” pungkasnya.Jepara – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Jepara menggelar Ujian Terbuka Program Tahfidz Al-Qur’an sebagai bentuk evaluasi sekaligus apresiasi atas capaian hafalan para siswa, pada Selasa (27/1) di GOR MAN 1 Jepara.
Kegiatan ini diikuti oleh para siswa program tahfidz, disaksikan oleh komite, orang tua/wali murid, dewan guru, serta jajaran Kementerian Agama Kabupaten Jepara. Ujian terbuka berlangsung khidmat, di mana para peserta memperdengarkan hafalan Al-Qur’an di hadapan tim penguji dan undangan.
Dalam sambutannya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin menyampaikan bahwa terdapat empat tingkatan rezeki yang dianugerahkan Allah SWT kepada manusia. Mulai dari rezeki berupa harta benda, kesehatan untuk beraktivitas dan bersilaturahmi, hingga keturunan yang saleh dan salehah.
“Di antara rezeki yang paling utama adalah dikaruniai anak-anak yang saleh dan salehah, seperti ananda yang hari ini diuji hafalannya. Saya mengucapkan terima kasih kepada MIN 2 Jepara yang luar biasa dalam mendidik dan mengantarkan anak-anak menjadi generasi Qur’ani. Terus terang, ini membuat saya bahagia” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa anak yang saleh dan salehah merupakan harapan bagi orang tua, karena doa merekalah yang kelak akan terus mengalir, bahkan ketika orang tua telah meninggal dunia.
“Yang selalu ditunggu oleh orang tua yang telah wafat adalah doa dari anak-anaknya yang saleh dan salehah,” lanjutnya.
Lebih lanjut Akhsan Muhyiddin juga mengapresiasi peran madrasah di Kabupaten Jepara yang dinilainya semakin menunjukkan kualitas pendidikan yang unggul, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam pembinaan karakter dan keagamaan.
“Madrasah-madrasah di Jepara luar biasa. Dengan semangat dan spirit yang sama, kita berharap dapat terus melahirkan generasi khaira ummah, generasi terbaik bagi umat,” pungkasnya.









