Jepara – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam menggelar Pemilihan Penyuluh Agama Islam Teladan. Acara digelar di Aula 2 Kemenag Jepara dan diikuti oleh 30 penyuluh agama Islam baik PNS maupun non-PNS, Senin (26/05).
Acara dimulai dari jam 08.00 WIB dan selesai setelah waktu sholat dhuhur. Peserta terdiri dari semua penyuluh PNS dan perwakilan penyuluh non-PNS tiap kecamatan dengan perwakilan penyuluh terbaiknya.
“Untuk penyuluh PNS wajib mengikuti sedangkan penyuluh non-PNS cukup diwakili yang terbaik dari 16 kecamatan di Jepara. Sehingga seluruh peserta yang mengikuti pemilihan ini berjumlah tiga puluh orang” ujar Staff Bimas Islam, Dewi Siti Muzaidah.
Setiap peserta diberikan waktu untuk menyampaikan isi ceramahnya di depan peserta yang lain maksimal selama 15 menit. Peserta boleh menggunakan media apa saja termasuk media multimedia berupa layar LCD dan microfon.
Para peserta diberi ruang untuk mempresentasikan metode penyuluhan yang kreatif, inovatif dan juga aplikatif. Metode dakwah yang inovatif diharapkan diterima oleh sasaran binaan, terutama pada wilayah 3T, lembaga pemasyarakatan, lokalisasi, pasar dan wilayah yang memang membutuhkan penyuluhan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, Nor Rosyid, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Penyuluh Agama Islam (PAI) merupakan ujung tombak Kementerian Agama sebagai corong Pemerintah dalam menyampaikan berbagai informasi, hukum, pengetahuan, trending topik dan berbagai issue yang sedang berkembang di masyarakat. Oleh sebab itu, diharapkan penyuluh agama harus terus belajar dan mengasah kemampuan pada berbagai bidang.
“Semakin maju suatu negara maka akan semakin kompleks permasalahan yang akan timbul dari dampak era modernisasi nan milenal. Oleh sebab itu Penyuluh Agama Islam tugasnya menjadi semakin global. Untuk itu, penyuluh agama baik PNS dan yang Non PNS supaya tetap menjaga kualitas penyuluhannya dan tetap tekun dalam pengabdian” ujar Nor Rosyid.
Pemenang Penyuluh Teladan Tingkat Kabupaten Jepara 2019
Setelah semua peserta mempresentasikan isi ceramahnya, maka diambil tiga orang terbaik yang akan menjadi juara satu, dua dan tiga. Untuk juara pertama, akan dinobatkan menjadi penyuluh teladan mewakili kabupaten Jepara.
Juara pertama atas nama Muhammad Budianto, S.Pd.I yang berasal dari perwakilan KUA Pecangaan dengan total nilai 510. Juara kedua diraih Kusnanto dari KUA Keling dengan skor 499. Dan yang terakhir juara tiga diraih Siti Asiyah dari KUA Bangsri dengan skor 494. (fm)