Jepara — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin turut mendampingi Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jepara dalam kegiatan monitoring posko pengamanan dan gereja sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan kenyamanan umat beragama sekaligus memastikan kondusivitas perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 di Kabupaten Jepara, Selasa (23/12).
Kegiatan monitoring diawali dengan peninjauan posko pengamanan di kawasan Alun-alun Jepara dan dilanjutkan ke Pos Pelabuhan Kartini Jepara, dan Pos Keling. Kegiatan ini menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan seluruh personel pengamanan, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat.
Kementerian Agama Kabupaten Jepara juga memastikan secara langsung kesiapan pengamanan di sejumlah rumah ibadah gereja, di antaranya GITJ Karangsari, GMI El Shadai Beteng Portugis, GITJ Jerukrejo, GPDI Blingoh, GITJ Kelet, GKMI Krasak serta GITJ Kedungpenjalin Karanggondang. Kehadiran Kemenag menjadi bagian dari upaya menjaga kerukunan umat beragama serta menjamin umat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan tenang.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin menegaskan bahwa kegiatan Monev ini merupakan bentuk nyata peran Kemenag dalam mendukung penguatan toleransi dan moderasi beragama, sekaligus memastikan negara hadir dalam memberikan perlindungan terhadap seluruh pemeluk agama.
“Monitoring ini merupakan wujud nyata kehadiran Kementerian Agama dalam mendukung penguatan toleransi dan moderasi beragama, sekaligus memastikan seluruh umat beragama dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Jepara berharap sinergi lintas sektor antara Forkopimda, aparat keamanan, serta tokoh agama terus terjalin dengan baik demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Jepara.










