Jepara — Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan madrasah. Hal tersebut diwujudkan melalui penyerahan Program Indonesia Pintar (PIP) Tahap Kedua yang merupakan tahap terakhir bagi madrasah di Kabupaten Jepara. Kegiatan ini dilaksanakan di MI Nurul Huda Gemiring Kidul dan MTs Sabilul Ulum Mayong pada Rabu (17/12).
Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wahid didampingi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Jepara Akhsan Muhyiddin dan Sekretaris Daerah Jepara Ary Bachtiar.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Akhsan Muhyiddin dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya penyaluran PIP tahap kedua ini. Ia menegaskan bahwa program tersebut menjadi sarana penting dalam memperkuat silaturahmi sekaligus bukti nyata perhatian pemerintah terhadap pendidikan madrasah.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa bersilaturahmi dan membersamai beliau (Abdul Wahid). Kami mengucapkan terima kasih atas perjuangan dan perhatian yang luar biasa terhadap pendidikan madrasah. Program PIP yang dahulu seolah hanya menjadi angan-angan kini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh madrasah”, ungkapnya.
Lebih lanjut, Kepala Kankemenag berpesan agar dana PIP digunakan sesuai peruntukannya untuk kebutuhan pendidikan peserta didik dan menegaskan bahwa tidak boleh ada potongan dalam bentuk apa pun di lingkungan madrasah.
Sementara itu, Bupati Jepara dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Ary Bachtiar menyampaikan apresiasi kepada Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wahid dan Kepala Kankemenag Kab. Jepara atas perjuangannya sinergitas sehingga menghadirkan bantuan PIP bagi madrasah di Jepara. Ia berharap program ini mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan menegaskan bahwa pemerintah tidak membedakan antara sekolah umum dan sekolah berbasis keagamaan.“PIP ini menjadi bukti bahwa pemerintah hadir untuk semua, tanpa membedakan sekolah umum maupun madrasah. Kami berharap program ini dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia dan mendukung visi Jepara yang unggul, makmur, dan religius” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Abdul Wahid selaku Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI menjelaskan bahwa perhatian Presiden terhadap sektor pendidikan diwujudkan melalui alokasi PIP yang cukup besar. Selain PIP Abdul Wahid mengungkapkan rencana penguatan dukungan pendidikan madrasah melalui KIP Kuliah, pengadaan smartboard, peningkatan kesejahteraan guru, hingga program lainnya sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam pendidikan Islam. “Insyaallah, sudah saya usulkan agar mendapatkan smartboard yang akan diterima oleh madrasah. Semoga dapat terealisasikan” ujarnya.










