Purbalingga – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Jepara, Akhsan Muhyiddin, menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan agama Islam dan seni Islami di Jepara dengan hadir langsung di ajang Lomba Mata Pelajaran dan Seni Islami (MAPSI) SD Tingkat Jawa Tengah ke-26 di Purbalingga. Acara bergengsi ini berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Oktober 2025.
Kehadiran Kepala Kankemenag Jepara tersebut bertujuan untuk memberikan dukungan moril dan semangat kepada Kafilah Jepara yang berjuang mengharumkan nama kabupaten.
“Kami hadir untuk memastikan anak-anak merasa didukung penuh. Mereka adalah duta terbaik Jepara yang tidak hanya berprestasi di sekolah, tetapi juga unggul dalam nilai-nilai Islami,” ujar Akhsan Muhyiddin.
Kafilah Jepara Tampil dengan Kekuatan Penuh
Kafilah dari Kabupaten Jepara yang diberangkatkan ke Purbalingga berjumlah 34 murid terbaik hasil seleksi ketat di tingkat kabupaten. Mereka siap berkompetisi di 13 cabang lomba yang berbeda. Cabang-cabang lomba MAPSI ini mencakup berbagai aspek keilmuan dan seni Islami, mulai dari kaligrafi, tilawah, pidato, hingga pengetahuan PAI.
Akhsan Muhyiddin berharap seluruh peserta dapat tampil maksimal, menunjukkan kemampuan terbaiknya, dan yang terpenting, menjunjung tinggi sportivitas. “Target kita adalah prestasi terbaik, namun yang lebih utama adalah menjadikan ajang MAPSI ini sebagai wadah pembinaan karakter, spiritualitas, dan mental juara bagi generasi muda,” tambahnya.
Kegiatan MAPSI SD tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2025 ini merupakan ajang tahunan yang mempertemukan talenta-talenta pelajar SD se-Jawa Tengah untuk berkompetisi dan bersilaturahmi, sekaligus menjadi barometer keberhasilan pembinaan pendidikan agama Islam di daerah.
Dukungan penuh dari Kankemenag Jepara diharapkan mampu memotivasi para murid untuk meraih hasil membanggakan dan membawa pulang piala ke Kota Ukir.








