Jepara – Ibadah haji selalu menjadi perhatian penting pemerintah, termasuk dalam hal pelayanan dan pembinaan jemaah. Untuk itu, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara menggelar rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025 di Aula Gedung PLHUT Kankemenag Jepara, Kamis (21/8/2025).
Pertemuan ini dihadiri berbagai pihak terkait, mulai dari jajaran Kemenag, Kepala KUA se-Kabupaten Jepara, Dinas Kesehatan, Bagian Kesra Setda Jepara, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga perwakilan KBIH.
Kepala Kemenag Jepara, Akhsan Muhyiddin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama dalam menyukseskan penyelenggaraan haji. Ia menegaskan bahwa pelayanan haji merupakan amanah yang dijalankan dengan penuh kesungguhan. “Pelayanan haji adalah amanah besar. Tidak ada tempat untuk merasa lebih, semuanya bergantung pada pertolongan Allah. Tugas kita hanya berusaha sebaik mungkin agar jemaah merasakan pelayanan yang terbaik,” ujarnya.
Akhsan menambahkan, meski terdapat sejumlah kendala teknis, penyelenggaraan haji tahun ini berjalan relatif lancar. Salah satu indikator positif adalah menurunnya jumlah jemaah wafat dibandingkan tahun sebelumnya. Ia berharap persiapan ke depan bisa lebih matang, terutama dalam memastikan jemaah benar-benar siap secara kesehatan.
Dinas Kesehatan menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan lebih dini bagi calon jemaah, khususnya yang memiliki penyakit kronis. Bagian Kesra melalui Naryono menyampaikan bahwa hasil evaluasi ini akan dijadikan acuan perbaikan kebijakan pelayanan haji tahun 2026.
Dinas Perhubungan memberikan catatan terkait aspek transportasi jamaah yang perlu ditingkatkan melalui koordinasi teknis yang lebih matang. Satpol PP berkomitmen mendukung kelancaran penyelenggaraan dengan menjaga keamanan dan ketertiban.
Sementara itu, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah, Siti Zuliyati, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam peningkatan kualitas layanan. Evaluasi ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, baik dari aspek manasik, kesehatan, maupun layanan keberangkatan dan pemulangan, sehingga jemaah dapat memperoleh pembinaan dan pelayanan yang lebih baik.
Ke depan, seluruh pihak berkomitmen memperkuat sinergi lintas sektor untuk meningkatkan mutu layanan, dengan harapan pelaksanaan haji 2026 dapat lebih optimal dan memberikan kenyamanan bagi jemaah.(NH)





