Jepara – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara bersama Tim PKUB Kementerian Agama Republik Indonesia, menyampaikan pentingnya menjaga kerukunan di desa Plajan, Jepara. Dalam kegiatan ini menekankan bahwa kerukunan antarwarga menjadi kunci utama terciptanya suasana aman dan damai.
Selain itu, Kasubbag TU Badruddin juga menyoroti potensi Desa Plajan yang dinilai memiliki keunggulan dalam aspek sosial, budaya, dan keagamaan. Menurutnya, potensi tersebut perlu terus dikembangkan agar dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Hery Susanto selaku Kepala Bidang Bina Lembaga Kerukunan Agama dan Lembaga Keagamaan, Pusat Kerukunan Umat Beragama Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI, menyampaikan pentingnya menjaga kerukunan di Desa Plajan, Jepara.
Desa Plajan dinilai memiliki potensi besar sebagai contoh kerukunan yang patut dijaga serta dikembangkan. “Kerukunan antarumat beragama merupakan fondasi utama terciptanya kehidupan masyarakat yang rukun, harmonis, dan sejahtera”Ujar Hery Susanto.
Acara ditutup dengan sarasehan bersama dengan Kabid Bina Lembaga Kerukunan Agama Kemenag RI, Kasubbag TU didampingi Petinggi Plajan, Ketua BPD Plajan, Dan Tokoh Agama Desa Plajan . Kemudian rombongan meninjau Bale Romo sebagi Pusat kegiatan moderasi beragama yang ada di Plajan, lanjut mengunjungi Geraja Muria Desa Plajan, Pura Puser Bumi, Pura Dharma Loka.







