Jepara — Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026, Kantor Kementerian Agama menggelar kegiatan doa bersama sebagai wujud rasa syukur atas pengabdian Kementerian Agama selama delapan dekade. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan dan ASN di lingkungan Kankemenag Jepara, serta tokoh lintas agama.
Doa bersama diawali dengan khataman Al-Qur’an, dilanjutkan dengan sambutan Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Jepara.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Akhsan Muhyiddin menegaskan bahwa kegiatan doa bersama ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial saja tetapi benar-benar dimaknai sebagai momentum muhasabah, introspeksi diri, dan evaluasi atas seluruh kinerja dan pengabdian yang telah dilakukan sepanjang tahun 2025.
“Doa bersama ini semoga bukan hanya seremonial saja, tetapi betul-betul menjadi momentum bagi kita untuk bermuhasabah, introspeksi diri, dan melakukan evaluasi atas apa yang telah kita lakukan sepanjang tahun 2025,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, memasuki usia ke-80 tahun, Kementerian Agama diharapkan senantiasa dilimpahi rahmat dan nikmat oleh Tuhan Yang Maha Esa serta mampu terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat melalui kerja sama dan sinergi yang kuat. Momentum Hari Amal Bakti ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kekompakan, kebersamaan, dan semangat kekeluargaan dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi.
Sejalan dengan tema Hari Amal Bakti ke-80, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju,” Kepala Kantor Kementerian Agama mengajak seluruh jajaran dan elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga dan merawat kerukunan umat beragama, baik di internal umat maupun antarumat beragama. “Sesuai dengan tema Hari Amal Bakti ke-80, umat rukun dan sinergi, Indonesia damai dan maju, mari kita terus menjaga kerukunan umat beragama, baik di internal umat maupun antarumat beragama,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan, saran, serta doa dari para sesepuh dan seluruh pihak yang selama ini telah mendukung perjalanan dan pengabdian Kementerian Agama, sehingga diharapkan Kementerian Agama ke depan semakin baik dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Kegiatan doa bersama ditutup dengan doa lintas agama dan berlangsung dengan tertib serta lancar, sekaligus menjadi simbol komitmen Kementerian Agama dalam menjaga kerukunan dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman bangsa.








