Jepara — Ketua Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) Kabupaten Jepara Ismuyanto, secara resmi melantik jajaran pengurus dan pengawas Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Hikmah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara periode 2026–2028 di Aula I pada Jumat (27/2).
Adapun susunan pengurus dan pengawas KPRI Hikmah periode 2026–2028 adalah sebagai berikut:
I. Pengurus KPRI Hikmah
- H. Badrudin, S,Ag., M.H. : Ketua
- Moh Sahal, S.Pd. : Wakil Ketua
- Tupomo, M.Ag. : Sekretaris
- Hj. Wardah Qisthiyah, M.Pd. :Bendahara
- Luky Istanto, S.Kom. : Pembantu Umum
II. Pengawas KPRI Hikmah
- H. Samsul Arifin, S.Ag., M.H. : Koordinator
- H. Dede Rahmat, S.Th.I. : Anggota
- Drs. Mudjtahid, M.Pd.I. : Anggota
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi KPRI untuk terus memperkuat tata kelola organisasi serta meningkatkan pelayanan kepada seluruh anggota.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara sekaligus Ketua KPRI Hikmah periode sebelumnya, Akhsan Muhyiddin, menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus dan pengawas yang telah dilantik. “Selamat kepada pengurus dan pengawas yang sudah dilantik. Semoga amanah ini bisa dijalankan dengan baik atas dasar kebersamaan seluruh anggota KPRI Hikmah tanpa terkecuali” ujarnya.
Akhsan Muhyiddin menegaskan bahwa organisasi yang sehat dan baik harus didukung oleh kekompakan seluruh unsur di dalamnya. Apabila terdapat hal-hal yang kurang tepat dalam pelaksanaan tugas, hendaknya dapat didiskusikan bersama. “Organisasi yang sehat adalah organisasi yang didukung oleh kekompakan. Manakala ada sesuatu yang kurang tepat, dapat didiskusikan dengan baik. Semua ada mekanisme, ada kode etik, serta norma-norma dan regulasi yang harus diikuti,” tegasnya.
Lebih lanjut, Akhsan Muhyiddin juga berbagi pengalaman selama berkecimpung di KPRI Hikmah. Menurutnya, kunci keberhasilan koperasi terletak pada sinergi antara pengurus dan pengawas, serta dukungan penuh dari seluruh anggota. “Tolong dikelola dengan baik. Pengurus dan pengawas harus bersinergi. Jika ada sesuatu, diskusikan bersama. Semua ada norma dan regulasi yang harus diikuti. Saya juga mohon agar program-program yang telah direncanakan dapat didukung bersama demi kemajuan KPRI” pesannya.
Di akhir sambutan, Akhsan Muhyiddin menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa kepemimpinannya masih terdapat kekurangan. “Saya mohon maaf apabila selama ini masih banyak kekurangan. Semoga ke depan KPRI Hikmah semakin baik lagi. Semua bisa berjalan dengan baik karena kebersamaan dan kekompakan pengurus dan pengawas” pungkasnya.









