Jepara – Kementerian Agama Kabupaten Jepara menggelar acara penandatanganan kontrak proyek pembangunan dua Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama (KUA) di Aula 2 Kemenag Jepara, Selasa (16/07).
Dua KUA yang akan dibangun yakni KUA Mayong yang bertempat di komplek kantor kecamatan Mayong dengan nilai proyek senilai 1,105 Milyar yang dimenangkan oleh CV. Amanah Pecangaan, dan satu lagi yakni KUA Kota Jepara yang terletak dibelakang gedung DPRD Jepara dengan nilai 1,002 Milyar yang dimenangkan oleh CV. Citra Mas. Pekerjaan konstruksi ditargetkan usai selama 120 hari kalender.
Acara penandatanganan surat perjanjian kontrak proyek dilaksanakan setelah usainya lelang proyek yang dilakukan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Jawa Tengah dan dibiayai dari Surat Berharga Syari’ah Negara (SBSN) DIPA Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kab. Jepara.
Surat Perjanjian ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) setempat yakni kepala KUA dengan kontraktor pemenang lelang dan disaksikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara.
Nantinya fisik bangunan yang akan dibangun berupa pembangunan bangunan gedung, pembangunan pagar, dan pemasangan paving halaman.
Setelah penandatanganan usai, kontraktor masih harus melaksanakan kewajiban selanjutnya yakni melengkapi dokumen uang muka kerja.
“Uang muka kerja meskipun nantinya akan dikembalikan kepada kontraktor, tetapi dalam perjanjian kerja wajib dilakukan sebagai jaminan agar kontraktor betul-betul mampu menyelesaikan pekerjaan tersebut hingga benar-benar usai” tutur Perencana Kemenag Kab. Jepara, Achsan Muhyiddin.
Usai semua dokumen dipenuhi dan dilengkapi, proses selanjutnya yakni peletakan batu pertama. “Peletakan batu pertama nantinya bisa direncanakan dahulu belakangan setelah semuanya siap. Jika sudah siap nanti tinggal menunggu jadwal dari Kantor Wilayah” tutur Achsan.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, Nor Rosyid, berharap dengan usainya penandatanganan ini, kontraktor bisa segera mulai menggarap pekerjaannya mulai dari penyelesaian dokumen, hingga konstruksi awal.
“Apabila semuanya telah siap, kami berharap pembangunan gedung bisa segera dimulai dan bisa menghasilkan bangunan yang baik dan kuat fisiknya agar bisa segera ditempati dan layak serta nyaman bagi masyarakat nantinya” tutur Nor Rosyid. (fm)