Jepara — Menyusul kejadian yang mengagetkan baru-baru ini, Pemerintah Kabupaten Jepara bersama Kementerian Agama dan berbagai elemen masyarakat terus menggencarkan upaya menjaga kedamaian dan kerukunan. Berbagai kegiatan positif dilaksanakan untuk menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif di Kota Ukir ini.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui Talkshow Obsesi (Obrolan Seputar Situasi di Jepara) yang disiarkan langsung oleh Radio R-lisa FM Jepara (94,7 FM). Dalam Talkshow tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Jepara, Akhsan Muhyiddin, hadir sebagai narasumber.
“Kami terus berupaya menjaga kedamaian dan kerukunan di Jepara dengan melibatkan semua elemen masyarakat,” ujar Akhsan Muhyiddin dalam Talkshow yang dipandu oleh Dinda Kirana tersebut. “Kami berharap, dengan upaya ini, Jepara tetap menjadi kota yang nyaman dan kondusif bagi semua warganya.”
Talkshow Obsesi dengan tema “Bersama Kankemenag Jepara, Jepara Damai dan Kondusif” ini telah disiarkan langsung pada hari Selasa, 09 September 2025, pukul 15.00 WIB.
Selain melalui Talkshow, Kementerian Agama Kabupaten Jepara juga aktif menggelar doa bersama lintas agama, melibatkan seluruh pegawai dari berbagai agama yang ada. Hal ini menunjukkan komitmen untuk merangkul semua perbedaan dan menciptakan kerukunan antar umat beragama.
Berbagai kegiatan lain juga akan dilaksanakan dalam waktu dekat, seperti peringatan Hari Santri dengan pencanangan jalan sehat, serta apel dan Khataman Quran yang akan dilaksanakan di bulan Oktober. Kegiatan-kegiatan ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kedamaian.
Pemerintah Kabupaten Jepara juga mengajak seluruh masyarakat untuk aktif mengisi media sosial dengan konten-konten positif, sebagai upaya untuk menangkal pengaruh negatif media sosial. Regulasi yang tepat juga akan terus diupayakan untuk melindungi generasi muda dari konten-konten yang kurang pantas.
Dengan semangat “Jepara MULUS” (Tetap konsentrasi dan prestasi, jangan sia-siakan waktu supaya kita tidak merugi), seluruh elemen masyarakat Jepara berkomitmen untuk terus menjaga kedamaian dan kerukunan, serta membangun generasi yang cerdas, berakhlak baik, dan memiliki rasa cinta kepada sesama.
Dengan berbagai upaya yang terus dilakukan, Jepara menunjukkan komitmennya untuk menjadi daerah yang damai, rukun, dan kondusif. Sinergi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan Jepara yang lebih baik. Mari bersama-sama menjaga Jepara agar tetap menjadi rumah yang nyaman bagi kita semua.(NH)







