Kategori: Berita

  • Rakor Program Percepatan Sertifikasi Tanah Kab. Jepara Tahun 2024

    Jepara, 30 Mei 2024. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara melalui Penyelenggara Zakat Wakaf melaksanakan Rapat Koordinasi program percepatan sertifikasi tanah wakaf kab. Jepara Tahun 2024 yang bertempat di Aula I KanKemenag Kab. Jepara. Kegiatan ini dibuka oleh Penyelenggara Zawa (Penyelenggara Zakat Wakaf) mewakili Kepala KanKemenag, H. Bin. H. M. Burhan, bekerjasama dengan Kantor Pertanahan Kab. Jepara, dihadiri oleh 9 Kepala KUA / PPAIW dan nazhir wakaf perseorangan dan badan hukum.

    “Bukti otentik itu penting. Pencatatan sertifikat itu kuat jika terjadi permasalahan dalam proses di BPN” ujar Bin Himma
    Tujuan diadakannya kegiatan ini untuk advokasi pengamanan aset wakaf yang belum tersertifikasi. Pada tahun ini, Kementerian Agama memberikan bantuan proses akselerasi sertifikasi tanah wakaf sebanyak 25 bidang yang tersebar di 9 kecamatan dan 18 desa. Gara Zawa berharap para nazhir bisa berkoordinasi secara aktif dengan KUA dan Kantor Pertanahan sehingga target yang diharapkan bisa segera tercapai. Kegiatan ini diakhiri dengan verifikasi berkas pendaftaran sertifikasi tanah wakaf oleh tim Kantor Pertanahan Kab. Jepara.
    Identifikasi juga diperlukan terkait aset wakaf. Berupa apa, digunakan untuk apa, siapa nazirnya, dan mauquf ‘alaihnya untuk apa. Dasar hukum yang digunakan dalam percepatan sertifikasi tanah wakaf ini adalah Instruksi Menteri ATR No. 1/INS/II/2018 tentang Percepatan Pensertifikatan Tanah Tempat Peribadatan Di Seluruh Indonesia, Instruksi Menteri ATR No. 1/INS/II/2018 tentang Percepatan Pensertifikatan Tanah Tempat Peribadatan di Seluruh Indonesia, Surat Edaran Nomor 1/SE/III/2018 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Percepatan Pendaftaran Tanah Tempat Peribadatan di Seluruh Indonesia.
    Banyak sekali masalah sosial yang bisa ditangani lewat wakaf, jika wakaf tersebut produktif. Jadi dipahamkan dan ditekankan, wakaf tidak berhenti hanya pada dokumen dan pengamanan saja, tapi berlanjut pada produktifitas wakafnya.
    Pada 2023, Kemenag telah menyertifikasi sekitar 31.800 lokasi tanah wakaf. Salah satu faktor pendukungnya adalah partisipasi publik berbasis organisasi. (ulf)

  • Kemenag Jepara Apresiasi Peragaan Manasik Haji Anak 2024

    Jepara – Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Jepara binaan Seksi Pendidikan Madrasah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara memiliki program kerja rutin tahunan, Peragaan Manasik Haji Anak bagi siswa RA (Raudlatul Athfal) se Kabupaten Jepara .

    Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, Akhsan Muhyiddin mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan Peragaan Manasik Haji Anak tahun 2023 yang diselenggarakan di Lapangan Objek Wisata Pantai Kartini Jepara Rabu (29/05).
    “Kami sebagai Pembina Lembaga Kependidikan RA sangat senang dengan kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan rohani, yang dapat melatih anak-anak kami di bulan haji” ungkapnya.
    Lebih lanjut A. Najib selaku Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Jepara menambahkan berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan dan kalau boleh bisa juga di berbagi tempat yang berbeda setiap tahunnya. Tentunya nantinya mendapatkan dukungan yang luar biasa dari para orang tua/ wali siswa juga masyarakat beragama di wilayah Jepara

    Kegiatan Peragaan Manasik Haji Anak yang melibatkan siswa/ siswi dari RA/BA se Kabupaten Jepara bila terus diselenggarakan di wilayah Jepara, tentu memberikan dampak yang berbeda.

    “Dengan dilaksanakannya kegiatan Peragaan Manasik Haji Anak di Jepara maka masyarakat beragama akan lebih mengetahui lagi seperti apa itu tentang Raudhatul Athfal dan juga Tahapan-tahapan dalam Pelaksanaan Ibadah Haji secara umum,” terangnya.

    Ungkapan optimis penuh harapan yang disampaikan sejumlah stakeholder yang hadir usai mengikuti kegiatan yang resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Jepara tersebut, semoga dapat dilaksanakan pada waktunya mendatang.

  • Dukung Optimalisasi Penerapan E-Kinerja untuk SKP 2024, Kankemenag Jepara Buka Layanan Konsultasi

    Dukung Optimalisasi Penerapan E-Kinerja untuk SKP 2024, Kankemenag Jepara Buka Layanan Konsultasi

    Dalam rangka menyongsong penerapan Sistem Kinerja Pegawai (SKP) tahun 2024 yang lebih efisien , Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara menggelar sesi asistensi mendukung kemudahan Penyelesaian SKP Triwulan 1 dalam Aplikasi E-Kinerja. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan kemampuan pegawai dalam memanfaatkan teknologi informasi guna meningkatkan produktivitas dan akuntabilitas dalam penilaian kinerja.

    Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, Akhsan Muhyiddin menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dalam pengelolaan administrasi kepegawaian. “Dengan adanya pendampingan ini, kami berharap para pegawai dapat dengan mudah beradaptasi dan memanfaatkan sistem E-Kinerja untuk meningkatkan efektivitas kerja,” ujarnya.

    Sesi asistensi yang dipandu langsung oleh tim Kepegawaian melibatkan semua staf dan pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara serta perwakilan dari masing-masing seksi, dimulai dari pengenalan konsep dasar E-Kinerja hingga teknis implementasi dan pemahaman mengenai manfaatnya. Materi disampaikan secara interaktif dan praktis, memungkinkan para peserta untuk langsung mempraktikkan penggunaan aplikasi tersebut.

    Dengan dukungan penuh dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, diharapkan penerapan E-Kinerja untuk SKP tahun 2024 Triwulan 1 tuntas dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang signifikan bagi efisiensi dan akuntabilitas dalam penilaian kinerja pegawai.

  • Gus Yaqut Kembali Nahkodai Federasi Wing Chun Indonesia

    Federasi Wing Chun kembali menyerahkan tampuk ketua umum kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk periode 2023-2027. Sebelumnya Menag Yaqut ditetapkan sebagai ketum olahraga beladiri asal Hongkong ini periode 2021-2023.

    Mandat sebagai Ketua Umum Federasi Wing Chun Indonesia kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas diserahkan Sekretaris Jenderal Federasi Wing Chun Indonesia, Maulana Zaenal bersama Pembina King Yuwono, jajaran pengurus dan atlet di Kantor Kemenag, Jalan Lapangan Banteng Barat No 3-4 Jakarta.

    Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sekaligus Ketua Umum Federasi Wing Chun Indonesia menyatakan komitmennya membangun Wing Chun yang lebih maju dan diperhitungkan, serta menyiapkan beasiswa bagi atlet berprestasi.

    “Saya optimis Federasi Wing Chun Indonesia akan terdaftar sebagai anggota KONI. Ini komitmen saya Wing Chun diakui. Saya minta segera inventarisir atlet-atlet berprestasi Wing Chun agar mereka bisa mendapat beasiswa. Tetap semangat,” tegas Gus Yaqut, sapaan akrabnya, Selasa (5/9/2023).

    Sekjen Federasi Wing Chun Maulana Zaenal mengatakan selain menyampaikan laporan, pertemuan hari ini adalah untuk menyerahkan mandat ketua umum dari seluruh pengurus Federasi Wing Chun Indonesia kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

    “Gus Yaqut sebagai Ketum Federasi Wing Chun Indonesia berakhir masa jabatannya pada 18 September 2023. Nah, pada 27 Agustus 2023 semua pengurus provinsi sepakat secara aklamasi mengangkat kembali Gus Yaqut sebagai ketua umum untuk periode 2023-2027,” ujar Sekjen Maulana Zaenal.

    “Di masa kepemimpinan Gus Yaqut, Federasi Wing Chun Indonesia alhamdulillah berkembang cukup pesat. Kami berharap di periode kedua ini bisa lebih maju lagi dan memiliki pengurus di seluruh provinsi di Indonesia. Begitu juga dengan keanggotaan Federasi Wing Chun di KONI,” sambungnya.

    Federasi Wing Chun Indonesia berasosiasi dengan induk organisasi Wing Chun dunia, yakni Ving Tsun Athletic Association (VTAA) Hong Kong. VTAA adalah organisasi independen dan tidak bernaung di bawah kendali cabang olahraga apa pun.

    Hingga saat ini, lanjutnya, Timnas Wing Chun Indonesia masih menyandang juara umum pada Kejuaraan Wing Chun Dunia yang digelar pada 2022 dengan raihan perolehan 6 emas, 6 perak, dan 9 perunggu.

    Ia menambahkan, pada 11-12 November 2023, Federasi Wing Chun Indonesia akan menggelar kejuaraan nasional di Kota Semarang. Kejuaraan ini nantinya akan menyaring atlet-atlet nasional yang masuk ke Pelatnas untuk mengikuti kejuaraan dunia.

    “Dengan pengkaderan dan penyaringan seperti itu Insya Allah prestasi atlet Wing Chun Indonesia tidak akan pernah goyah,” tandasnya.

    Humas

  • Launching Program Pekan Peduli Sosial 2023 MTs Negeri 2 Jepara

    Pekan Peduli Sosial bertujuan sebagai wahana pendidikan dan pelatihan pelajar juga mahasiswa untuk berkepedulian terhadap sesama dengan kerelaan membantu. Tujuan utama program ini untuk membentuk sikap ikhlas membantu dan mengumpulkan dana-dana sosial bagi yang membutuhkan.

    Senin, 24 Juli 2023 bertempat di halaman  MTs Negeri 2 Jepara dilaksanakan Launching Program Pekan Peduli Sosial BAZNAS Kabupaten Jepara yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 s/d 30 Juli 2023. Launching kegiatan ini dipimpin oleh Camat Keling yaitu Drs. Budi Krisnanto, M.H dalam upacara bendera hari Senin yang diikuti oleh kepala madrasah, dewan guru, pegawai dan seluruh siswa.

    Kegiatan ini dilaksanakan sepekan oleh seluruh siswa yaitu dengan cara menyisihkan uang sebesar Rp.2.000,00 yang dikumpulkan di masing-masing kelas kemudian diserahkan ke bendahara sosial madrasah. Dana hasil pengumpulan ini nantinya akan dikembalikan 50 % ke madrasah, hasil dari dana yang terkumpul akan digunakan sebagai dana sosial misalnya untuk membantu siswa yang kurang mampu.Selebihnya disalurkan ke BAZNAS Kabupaten Jepara.

    Drs. H. Zainuri selaku Kepala Madrasah menuturkan bahwa kegiatan ini sangat positif untuk melatih siswa dalam membentuk karakter peduli terhadap sesama yang dimulai dari sejak dini. Launching ini ditutup dengan penyerahan tomprang dari Pembina upacara kepada Kepala Madrasah. (novita)

  • Pelantikan Penggalang Rakit di MTs Negeri 2 Jepara

    Gerakan Pramuka adalah organisasi pendidikan non formal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan yang dilaksanakan di Indonesia.Kata Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana. Kepramukaan adalah proses pendidikan dalam pembentukan watak, akhlaq dan budi pekerti yang luhur. Kepramukaan adalah sistem pendidikan kepanduan yang disesuaikan dengan keadaan perkembangan masyarakat dan bangsa Indonesia.

    Gerakan Pramuka merupakan wadah dan organisasi yang diakui sebagai pembentuk karakter bangsa.Sehingga dijadikan ekstrakulikuler wajib di setiap lembaga pendidikan, mulai dari tingkat dasar sampai tingkat menengah atas baik di sekolah maupun di madrasah. Kegiatan kepramukaan juga menjadi kegiatan ekstrakulikuler wajib di Mts Negeri 2 Jepara, dimana kegiatan ini menjadi penilaian raport yang harus diikuti  oleh seluruh siswa kelas VII dan VIII. Kegiatan kepramukaan di MTs Negeri 2 Jepara dilaksanakan sesuai dengan aturan panduan pendidikan kepramukaan yaitu Pendidikan Dasar Metode Kepramukaan (PDMK).

    Selasa, 14 Juni 2023 diadakan kegiatan kepramukaan yaitu Pelantikan Penggalang Rakit di MTs Negeri 2 Jepara. Kegiatan ini bertujuan sebagai kenaikan pangkat dari penggalang ramu ke penggalang rakit. Pelantikan pramuka adalah proses pembinaan yang bertujuan untuk membentuk kepribadian, budi pekerti luhur, bertaqwa kepada Tuhan YME, bangsa dan tanah air, diri sendiri yang berpedoman pada satya dan dharma pramuka. Kegiatan pelantikan dilaksanakan dari pos satu ke pos lain dimana pos-pos ini berada lingkungan madrasah yaitu Desa Jlegong Kecamatan Keling Jepara.Pos-pos ini harus dilewati oleh peserta. Berikut pos-pos yang harus dilalui siswa:Pos 1 materi sandi, Pos 2 materi samapore, Pos 3 materi morse, Pos 4 materi KIM(penciuman dan penglihatan), Pos 5 materi LBB dan menaksir keliling dan terakhir Pos 6 materi pioneri.

    Kegiatan ini diakhiri dengan upacara pelantikan penggalang rakit di halaman MTs Negeri 2 Jepara dengan melantik 310 peserta dari keseluruhan 323 peserta. Untuk 13 siswa yang tidak dapat mengikuti kegiatan pelantikan melakukan kegiatan remidi yang akan diselenggarakan pada tanggal 17 Juni 2023. Dengan diadakannya kegiatan ini Kak Ika Fauziyah Y., S.Pd selaku Pembina Kagudep Putri memaparkan harapan” Bahwa adik-adik anggota gerakan pramuka Gudep 01.133-01.134 diberikan hak untuk berproses memenuhi syarat kecapaian umum tingkat ramu, rakit dan terap juga memenuhi syarat kecakapan khusus sehingga mencapai tingkatan tertinggi pada golongan penggalang yaitu Pramuka Garuda”. Penulis: Novita Nugro S    Fotografer: Miftahul Huda

  • UJIAN TERBUKA DAN WISUDA TAHFIDZ KELAS VI E MIN 2 JEPARA TP. 2022/2023

    Sebanyak 30 siswa-siswi Kelas VI E (Kelas Unggulan Tahfidz) MIN 2 Jepara Tahun Pelajaran 2022/2023 mengikuti Ujian Terbuka dan wisuda Tahfidz pada hari Rabu, 14 Juni 2023.

    Ujian Terbuka dan Wisuda Tahfidz dilaksanakan di Aula MIN 2 Jepara dan dihadiri oleh Kepala Madrasah, seluruh guru dan pegawai, Ketua Komite, dan orangtua siswa-siswi yang diwisuda. Turut hadir juga dalam acara tersebut anggota DPRD Kabupaten Jepara yang juga merupakan anggota Komite MIN 2 Jepara, serta wali murid kelas IV, Dr. Agus Sutisna, S.H., M.H.

    Sebelum acara dimulai, didahului dengan pra acara berupa pengalungan samir dan penerimaan Syahadah Tahfidz oleh Kepala MIN 2 Jepara, Bp. Muhajir, S.Ag., M.Pd. Kemudian dilanjutkan dengan acara inti, yaitu: pembukaan, pembacaan Al Qur’an, tahlil, sambutan, ujian, terbuka, pengumuman hafidz/ hafidzoh terbaik, mau’idzah hasanah, dan penutup.

    Dalam sambutannya, Kepala MIN 2 Jepara, Bp. Muhajir, S.Ag., M.Pd., berpesan kepada para wisudawan agar hafalan mereka bisa berlanjut hingga 30 juz. Pak Kamad juga berharap anak-anak dapat berperilaku sebagaimana isinya Al Qur’an.

    Puncak acara diisi dengan mau’idzah hasanah yang disampaikan oleh Drs. H. Khamdi, M.Pd.I. Dalam tausiyahnya, beliau berpesan kepada para Wisudawan Tahfidz agar selalu Istiqomah dalam menghafal dan muroja’ah Al Qur’an.

    Tahun ini MIN 2 Jepara meluluskan sebanyak 30 peserta didik Kelas Unggulan Tahfidz, yaitu: khatam 9 juz 2 anak, 7 juz 1 anak, 5 juz 12 anak, 4 juz 11anak, dan khatam 3 juz 4 anak. Kegiatan Wisuda Tahfidz ini mencerminkan prestasi yang luar biasa dari peserta didik. Dengan semangat dan dedikasi tinggi, mereka berhasil menghafal Al Qur’an dengan baik. [TKKP]

  • TASMI’ AL QUR’AN, WISUDAWAN TAHFIDZ MIN 2 JEPARA DISIMAK ORANG TUA DAN GURU PEMBIMBING

    Para Wisudawan Kelas 6 Unggulan Tahfidz MIN 2 Jepara Tahun Pelajaran 2022/2023 mengikuti acara Tasmi’ pada hari Selasa, 13 Juni 2023. Dalam kegiatan Tasmi’, para calon Wisudawan Tahfidz membacakan secara hafalan hasil yang telah mereka capai selama pendidikan Tahfidz di MIN 2 Jepara.

    Bacaan tersebut dibacakan dan disimak secara langsung di hadapan orangtua masing-masing dan guru pembimbing. Kegiatan Tasmi’ merupakan salah satu program Kelas Unggulan Tahfidz yang dilaksanakan di penghujung masa pendidikan.

    Tahun ini MIN 2 Jepara meluluskan sebanyak 30 peserta didik Kelas Unggulan Tahfidz. Tiga di antaranya mengkhatamkan 7 & 9 Juz. Mereka ini mendapatkan predikat “Mumtaz Jiddan’. Sedangkan yang lulus dengan kategori “Mumtaz” adalah sebagai berikut: khatam 5 juz 12 anak, khatam 4 juz 11anak, dan khatam 3 juz sebanyak 4 anak.

    Usai kegiatan Tasmi’, acara dilanjutkan dengan tasyakuran dan do’a bersama, dengan harapan semoga anak-anak yang telah lulus menghafal Al-Qur’an ini bisa Istiqomah dan memperoleh ilmu yang bermanfaat. Aamiin.. [TKKP]

  • Seleksi Musabaqoh Qira’atil Kutub (MQK) Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023

    Seleksi Musabaqoh Qira’atil Kutub (MQK) Tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2023 kali ini diadakan di Ponpes Al Mubarok Manggisan Mojotengah Wonosobo Jawa Tengah selama 3 hari mulai tanggal 3 juni sampai  5 juni 2023. Kegiatan MQK ini dimaksudkan sebagai ajang lomba kemampuan santri dalam membaca, memahami dan mengungkapkan kandungan kitab kuning secara komprehensif.

    H. Mustain Ahmad, S,Ag, MH sebagai Kepala Kanwil Kemenag Jateng berkesempatan membuka secara resmi dengan dihadiri oleh Bupati Wonosobo, Pejabat di lingkungan Kanwil Kemenag Jateng dan Kasi PD Pontren Kab/Kota se-Jawa Tengah serta disaksikan oleh peserta yang mewakili kabupaten/kota se Jawa Tengah. Pada kesempatan kali ini beliau menyampaikan  Baca Kitab Kuning adalah salah satu kekhasan pesantren yang tidak dimiliki oleh entitas pendidikan lainnya agar dijadikan tradisi yang harus terus dilestarikan, untuk memotivasi dengan menyelenggarakan lomba sebagai motivasi santri agar lebih giat lagi dalam belajar membaca dan memahami kitab kuning.

    Kemenag Kabupaten Jepara kali ini berkesempatan mengirimkan 34 tim yang terdiri atas : 7 santri tingkat ula, 6 santri tingkat wustha, 9 santri tingkat ulya, 10 santri Ma’had Aly dan 2 orang pendamping.

    Alhamdulillah, dari kegiatan tersebut Kontingen Jepara berhasil meraih 4 emas, 3 perak dan 3 perunggu. Semua peserta juara 1 nantinya akan mewakili Kontingen Jawa Tengah dalam ajang MQK Nasional yang akan diadakan pada bulan Juli di Ponpes Sunan Drajat Lamongan Jawa Timur.

    #Terus semangat, santri hebat bermartabat#

Translate »
Skip to content