Kategori: Berita

  • Sosialisasi Persyaratan Calon Bupati dan Wakil Bupati Jepara Pada Pilkada Serentak Tahun 2024, KanKemenag Jepara: Lulusan Pesantren Bisa Memimpin Negara

    Jepara – Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara H. Akhsan Muhyiddin, SE., MM., menjadi narasumber dalam acara Sosialisasi Persyaratan Calon Bupati dan Wakil Bupati Jepara Pada Pilkada Serentak Tahun 2024. Bertempat di D’ Anglo Joglo Food & Coffee Jepara, Kamis, (15/08/2024).

    Acara yang dihadiri pula oleh Polres Jepara, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, dan tamu undangan, dalam kesempatan tersebut beliau menyampaikan bahwa ada beberapa syarat yang ditentukan oleh Undang-Undang atau Juknis dari KPU, siapa saja yang bisa mengikuti kontestasi atau bisa mendaftar sebagai bakal calon bupati atau gubernur, tujuannya adalah untuk memastikan bahwa calon tersebut memiliki kapabilitas. Hal ini sesuai harapan dari cita-cita dari pendiri bangsa, yaitu melanjutkan kepemimpinan yang sudah ada di Indonesia, khususnya jika dalam konteks Pilkada Kabupaten Jepara, yang melanjutkan kepemimpinan adalah Bupati atau Wakil Bupati di Jepara.

    Beliau juga membahas beberapa hal yang perlu di sampaikan terkait Ijazah Pondok Pesantren. Sesuai keputusan Dirjen Pendis Nomor 4831 Tahun 2018, Tentang Rekognisi Lulusan Pesantren Melalui Ujian Kesetaraan. “Jadi Pondok Pesantren ini statusnya itu sudah diakui dan bisa digunakan sebagai syarat pendaftaran, tentu sesuai dengan ketentuan yang ada, dan juga sudah memiliki Ijin Operasional Pendirian Pondok Pesantren yang telah diterbitkan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara. Ada beberapa ketentuan yang sudah di atur dalam rangka untuk mengakui bahwa lulusan Pondok Pesantren juga punya kapabilitas yang bisa diperuntukkan untuk bisa jadi calon-calon pemimpin, baik tingkat bupati, gubernur maupun presiden. Kemudian terkait proses Legalisir Ijazah, untuk tingkat MA maupun Ulya sesuai kewenangannya di Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Tengah. Kami di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara diberikan kewenangan untuk melegalisir Ijazah sampai pada tingkat MTs. Oleh karena itu, Kantor Kemenag Kabupaten Jepara siap ketika di mintai bantuan dari KPU Kabupaten Jepara untuk melakukan verifikasi ijazah dan siap bersinergi dan berkolaborasi terkait mana ijazah yang diakui atau tidak diakui”, pungkas Akhsan.(WA)

  • Serah Terima Bantuan Usaha Produktif Ternak Kambing Bergulir Di Kampung Moderasi Beragama Desa Plajan Kec. Pakis Aji Kab. Jepara

    Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Jepara H. Akhsan Muhyiddin,SE.,MM Melaksanakan Kegiatan Serah Terima Bantuan Usaha Produktif Ternak Kambing Bergulir Di Kampung Moderasi Beragama Desa Plajan Kec. Pakis Aji Kab. Jepara.
    Turut Hadir Di Acara Tersebut Diantaranya Kasi Bimas Islam, Kepala KUA Pakis Aji, Penyuluh Agama Islam, Petinggi Desa Plajan Dan Masyarakat Yang Menerima Bantuan Usaha Produktif Berupa 4 Ekor Kambing.
    Masyarakat Yang Menerima Bantuan Tersebut Adalah:

    1. Bapak Japar RT 25 RW 04 Desa Plajan Pakis Aji Jepara
    2. Bapak Waluyo RT 23 RW 04 Desa Plajan Pakis Aji Jepara
    3. Bapak Eko Santoso RT 02 RW 07 Desa Plajan Pakis Aji Jepara
    4. Bapak Nur Daim RT 28 RW 05 Desa Plajan Pakis Aji Jepara.
      Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Jepara H. Akhsan Muhyiddin,SE., MM
      Menyampaikan bahwa kerukunan bisa terjaga kalau masyarakatnya sejahtera. Keluarga itu akan bertengkar salah satu penyebabnya adalah dari sisi perekonomian. Maka pemerintah dalam hal ini kantor kementerian agama kab. jepara punya salah satu ikhtiar bagaimana meningkatkan taraf hidup masyarakat, sehingga kesejahteraannya meningkat. Pada kesempatan dipagi ini, sahabat-sahabat dari Kampung Moderasi punya niat untuk membantu bagaimana menghidupkan perekonomian di masyarakat. Secara ekonomi ini sebuah pemantik untuk meningkatkan kesejahteraan di desa dengan bantuan tersebut, agar dirawat dengan baik. Kemudian nanti bisa dipindahkan ke tempat  lain yang membutuhkan. Kegiatan tersebut juga termasuk Shodaqoh.
      Kalau program ini sukses dan lancar, ini bisa menjadi Pilot Project Kantor Kementerian Agama Kab Jepara dan nanti bisa dipertimbangkan program-program yang lain diantaranya Usaha Produktif berupa Sapi.(WA)
  • WORKSHOP IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA KKMTs 02 JEPARA

    Jepara, 10 Agustus 2024. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, H. Akhsan Muhyiddin hadir dan memberikan pembinaan pada kegiatan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) yang dilaksanakan oleh KKMTs 02 di Aula LP Ma’arif Kab. Jepara. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan tentang fungsi pendidikan yaitu untuk mendidik, membina, mengarahkan, dan melatih sehingga menjadi generasi yang siap dengan segala perubahan peradaban manusia di muka bumi. Guru juga harus siap menghadapi perkembangan dunia yang terus berubah sesuai zamannya, seperti metodologi, kurikulum, sosial budaya, dan yang lainnya. Maka dari itu pesan beliau untuk guru :

    1. Jangan menjadi manusia yang ‘gumunan’, yang berarti biasa saja dalam merespon segala perubahan yang terkait tentang pendidikan.
    2. Jangan jadi manusia yang sering mengeluh, yang berarti apapun yang menjadi kekurangan dan keterbatasan kita menjadi penambah spirit dalam bekerja.

    Di akhir sambutannya, beliau menyampaikan tentang dua kata kunci yang bisa dijadikan pedoman dalam peradaban keilmuan, yaitu “Belajar dan Berpikir”, dua hal ini harus terus berjalan beriringan. Belajar tanpa berfikir maka akan sia-sia, berfikir tanpa belajar akan kehilangan arah.

  • BADKO LPQ PERKUAT PERAN LEMBAGA PENDIDIKAN AL QUR’AN DALAM MEWUJUDKAN GENERASI QUR’ANI

    Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (Badko LPQ) Kabupaten Jepara telah selesai mengadakan acara pembinaan bagi guru TPQ di Gedung Shima Jepara sejak Selasa (6/8/2024) s/d Kamis (6/8/2024). Kegiatan ini diikuti 300 perwakilan pengurus Badko LPQ, Kepala dan guru LPQ se-Kabupaten Jepara yang dibagi menjadi 3 hari per Ex. Kawedanan Se-Kabupaten Jepara.

    Edy Sujatmiko selaku Ketua UmumBADKO LPQ yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara mengajak seluruh ustadz dan uztadzah TPQ untuk Memperkuat peran Lembaga Pendidikan al-Qur’an (LPQ) dalam mewujudkan generasi Qur’ani.

    “Sebagai ustadz dan ustadzah, Bapak dan Ibulah yang mengajar anak-anak membaca Al-Qur’an. Kalau Al-Qur’an dibaca, dipahami artinya lalu diamalkan, itu akan makin menyejahterakan Jepara. Karena Al-Qur’an mengajarkan untuk beramal,” Kata Edy Sujatmiko dalam acara pembukaan pembinaan bagi guru TPQ di Gedung Shima tersebut.

    Dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara juga ikut mengisi acara tersebut yang menjelaskan alur dan tata cara pendaftaran Lembaga Pendidikan al-Qur’an (LPQ) baru.
    Berdasarkan data aplikasi EMIS 4.0, per 5 Agustus 2024 Jepara memiliki tepat 1000 lembaga pendidikan Al-Qur’an. Jumlah itu terdiri dari 996 lembaga TPQ, 2 PAUD Al-Qur’an, dan masing-masing 1 lembaga Rumah Tahfiz Al-Qur’an (RTQ) serta Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TKQ).(DR)

  • Penataan Aset Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) di Provinsi Jawa Tengah

    Jepara – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, H. Akhsan Muhyiddin menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) di Hotel D’Season Premiere Jepara, Senin (5/8/2024). Mengangkat tema “Penataan Aset Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) di Provinsi Jawa Tengah”, kegiatan ini berlangsung tiga hari, mulai tanggal 6-8 Agustus 2024. Di hadiri Kepala Kanwil Provinsi Jawa Tengah, Pejabat di lingkungan Kanwil Provinsi Jawa Tengah, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jepara, perwakilan BKM Kabupaten Jepara dan Prof. Dr. Musahadi Ihsan Bayu Merdeka sebagai narasumber.

    Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Musta’in Ahmad saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa penataan aset BKM mendesak untuk segera dilakukan dan sudah diminta evaluasi oleh Menteri Agama. Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa pergantian pimpinan adalah hal yang biasa tidak perlu dianggap hal yang seram, dan selalu siap ditempatkan dimana saja bahkan di IKN sekalipun. Musta’in juga menambahkan perlu segera menginventarisir barang-barang milik masjid. “Reorganisasi dalam suatu organisasi itu dalam rangka untuk merefresh semangat bagi kepengurusan yg baru”, pungkasnya.

    Hal yang sama juga disampaikan Prof. Dr. Musahadi Ihsan Bayu Merdeka sebagai narasumber perdana saat menjelaskan materi, ia mengungkapkan bahwa jajaran BKM dari pusat hingga daerah untuk terlibat aktif dalam kemasjidan dan perlunya mendata aset-aset BKM untuk pengelolaan dan pengoptimalan yang lebih baik ke depan. Diharapkan pendataan aset dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan, dengan peran aktif pengurus BKM kabupaten/ kota dan masyarakat, termasuk mitra kemasjidan, Ormas, Unicef, BSI, dan lainnya.(nh)

  • Pembukaan Jambore MTs se-Jawa Tengah 2024

    Jepara – Pembukaan Jambore Daerah digelar Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Provinsi Jawa Tengah yang diikuti perwakilan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) seluruh Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa Tengah, Senin, (05/08/2024) bertempat di Bumi Perkemahan Pakis Adhi Jepara. Pada pembukaan Jambore hadir secara langsung Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jateng Wahid Arbani, Penjabat (Pj) Bupati Jepara H. Edy Supriyanta beserta jajaranya, Kabid Penma Kanwil Kemenag Jateng Faridi, seluruh Kepala Kantor Kementerian Agama, Kasi Pendidikan Madrasah, dan seluruh Kepala Madrasah Tsanawiyah se-Jawa Tengah.

    Bertindak selaku pembina upacara, Wahid Arbani menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jepara sebagai tuan rumah Jambore Daerah MTs Jawa Tengah 2024. “Kegiatan ini dapat kita manfaatkan sebagai ajang silaturahmi, komunikasi, dan koordinasi antar pengurus pramuka Madrasah Tsanawiyah se-Jawa Tengah,” ujar Wahid.

    Wahid menambahkan pada kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 5 – 7 Agustus 2024 ini, para peserta akan mengikuti sepuluh kegiatan dan lomba. Diantaranya lomba K5 pertendaan, langkah-langkah pramuka dan yel-yel, penjelajahan, cerdas tangkas pramuka, pionering, madrasah singer agamis religius, pidato kitobah empat bahasa, serta sandi dan morse. Wahid menekankan kepada seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan visi Madrasah Tsanawiyah yang Maju, Berprestasi dan Mendunia mengingat tantangan yang akan dihadapi kedepan tidaklah mudah. “Oleh karena itu besar harapan dari kegiatan ini sebagai rekognisi yang diberikan masyarakat kepada kita,” pungkasnya.

    Acara dilanjutkan dengan pemukulan gong oleh Penjabat (Pj) Bupati Jepara H. Edy Supriyanta dan pelepasan burung dara oleh seluruh pejabat sebagai pertanda dibukanya acara tersebut secara resmi di Bumi Perkemahan Pakis Adhi, Kecamatan Pakis Aji. (dp)

  • Hadiri Pembukaan KSM Tingkat Provinsi Secara Virtual, Kepala Kankemenag Jepara Beri Semangat Kepada Peserta KSM

    Jepara, 1 Agustus 2024. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara H. Akhsan Muhyiddin beserta Kasi Pendidikan Madrasah dan Kepala Madrasah Negeri Se-Kabupaten Jepara hadir dalam pembukaan Kompetisi Sains Madrasah Tingkat Provinsi Tahun 2024 di Ruang Class Digital MTsN 1 Jepara yang merupakan Titik Lokasi Pelaksanaan KSM di Kabupaten Jepara.
    Sebanyak 52 Peserta Individu dan 18 Peserta Beregu lolos mengikuti Kompetisi Sains Madrasah Tingkat Provinsi yang dilaksanakan dalam 3 (tiga) sesi. Sesi 1 pukul 07.30 – 09.30 untuk Jenjang MA, Sesi 2 pukul 10.00 – 12.00 untuk Jenjang MTs dan Sesi 3 pukul 12.30 – 14.30 untuk Jenjang MI.
    Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara H. Akhsan Muhyiddin seusai mengikuti pembukaan dilanjutkan memantau kegiatan di Ruang KSM dan memberikan semangat kepada para peserta. “saya berharap kontingen Jepara banyak yang mewakili hingga tingkat nasional, semangat berjuang, semangat meraih prestasi“. ungkapnya.(DP)

  • Pentingnya Perlindungan Konsumen bagi Jemaah Umrah dan Haji, Kemenag Jepara Gelar Sosialisasi dan Pembinaan Hukum

    Kementerian Agama (Kemenag) menggelar sosialisasi perlindungan hukum bagi konsumen jemaah umrah dan haji dalam mengatasi pelanggaran penipuan yang diadakan di Aula PLHUT, Senin, (29/7/2024)
    Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara menekankan pentingnya perlindungan konsumen bagi jemaah umrah dan haji.

    Ia menjelaskan bahwa perlindungan konsumen adalah hal yang sangat krusial untuk memastikan keamanan dan kenyamanan jemaah dalam melaksanakan ibadah.
    “Kami ingin memastikan bahwa setiap jemaah umrah dan haji mendapatkan pelayanan yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, serta terhindar dari berbagai bentuk penipuan yang merugikan,” ujarnya.

    Dalam sosialisasi ini, berbagai langkah dan regulasi yang telah diterapkan oleh Kementerian Agama dijelaskan secara rinci, termasuk mekanisme pelaporan jika terjadi pelanggaran. Kepala Kantor juga mengajak seluruh peserta untuk selalu waspada dan melaporkan setiap indikasi penipuan agar dapat segera ditindaklanjuti.

    Acara dihadiri oleh KBIHU dan PPIU Se Kabupaten Jepara ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman jemaah umrah dan haji serta penyelenggara tentang hak dan kewajiban mereka, sehingga dapat menciptakan lingkungan ibadah yang aman dan nyaman bagi semua pihak.

    Kasat Reskrim Polres Kabupaten Jepara, AKP Yorisa Prabowo, juga turut menyampaikan materi dalam acara tersebut. Ia menekankan pentingnya kerjasama antara pihak kepolisian dan masyarakat dalam mengatasi kasus penipuan yang sering menimpa jemaah umrah dan haji.
    “Perlindungan hukum harus ditegakkan dengan tegas dan cepat untuk mencegah kerugian yang lebih besar. Kami siap mendukung dan bekerjasama dengan Kementerian Agama dalam menjaga keamanan dan kenyamanan jemaah,” jelasnya.

    Sementara itu Kasi PHU menambahkan, dengan adanya sinergi antara Kementerian Agama dan Polres Kabupaten Jepara, diharapkan setiap jemaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan terlindungi dari berbagai ancaman penipuan.(NH)

  • Jum’at Curhat bersama Kapolres Jepara dan Pembinaan Da’i Kamtibmas Kabupaten Jepara

    Jepara, 1 Agustus 2024 Polres Jepara mengadakan kegiatan dialog dengan para Dai Kamtibmas seluruh Jepara di Aula 1 Kankemenag Jepara. Kegiatan yang bertajuk “Jumat Curhat” dihadiri oleh Kapolres Jepara, AKBP Wahyu Nugroho Setiawan, S.I.K., M.PICT., M.Krim dan Kasi Bimas Islam Kemenag Jepara, H. Syamsul Arifin, S.Ag., MH.

    Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan sinergi antara Dai Kamtibmas dan Polres Jepara untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di masing-masing kecamatan. Kapolres menyadari bahwa kepolisian tidak akan mampu mengendalikan keamanan dan ketertiban masyarakat tanpa bantuan dan peran yang signifikan dari Dai Kamtibmas yang juga para penyuluh agama kecamatan.

    “Terimakasih untuk Dai Kamtibmas yang sudah membantu tugas tugas kepolisian. Polisi tidak akan mampu bekerja sendiri mengingat jumlah personil kepolisian yang terbatas”. Ujar Kapolres Jepara, AKBP Wahyu Nugroho Setiawan, S.I.K., M.PICT., M.Krim pada sambutannya di Aula Kankemenag Jepara, Kamis (1/8/2024)

    Kasi Bimas Islam Kemenag Jepara, juga menyampaikan bahwa di Jepara secara keseluruhan tidak muncul konflik-konflik yang signifikan. Hal ini juga dampak dari sumbangsih Dai Kamtibmas di kecamatan masing-masing.

    “Jepara tidak ada konflik yang signifikan. Berkat dari peran dari dai kamtibmas yang sekaligus menjadi penyuluh di Kab. Jepara.” Kata Bimas Islam Kemenag Jepara, H. Syamsul Arifin, S.Ag., M.H. dalam sambutannya di Aula 1 Kankemenag Jepara , Kamis (1/8/2024).

    Kegiatan ini kemudian dilanjut dengan dialog interaktif antara Kapolres Jepara dana Dai Kamtibmas yang hadir di acara tersebut. Harapannya persoalan-persoalan yang muncul di bawah bisa ditemukan solusinya.(IK)

  • Ibadah Haji 2024 Berjalan Sukses, Kemenag Jepara Gelar Tasyakuran

    Jepara — Pelaksanaan Ibadah Haji Alhamdulillah telah selesai. Kementerian Agama Kabupaten Jepara menerima banyak kisah haru dan memuaskan dalam penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2024. Selain dari jemaah haji, hal ini juga diungkapkan oleh berbagai tokoh masyarakat di wilayah Jepara, seperti PJ Bupati Edy Supriyatna, Ketua DPRD Jepara Haizul Ma’arif, Ketua Tanfidziyah NU KH. Charis Rohman, Ketua PDM Jepara KH. Fahrurrozi, dan Ketua FK KBIHU Kabupaten Jepara KH. Nuruddin Amin (Gus Nung), serta banyak lagi yang menyampaikan apresiasi atas suksesnya Haji 2024.

    Sebagai bentuk rasa syukur, Kemenag Jepara menyelenggarakan kegiatan tasyakuran atas suksesnya penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1445 H/2024 M di Aula PLHUT Kankemenag Kabupaten Jepara, Senin (29/7/2024).

    Acara ini dihadiri oleh pejabat di lingkungan Kabupaten Jepara, seluruh ASN, dan petugas haji di lingkungan Kemenag. Acara ini dirangkai dengan doa bersama dan penayangan video dokumentasi testimoni dari jemaah haji. Suasana penuh kehangatan dan rasa syukur mewarnai seluruh rangkaian acara, menandakan kebersamaan dan semangat gotong royong yang kuat di antara para peserta.

    Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Menteri Agama RI, H. Yaqut Cholil Qoumas (Gusmen) atas berbagai peningkatan pelayanan yang diberikan untuk memudahkan jemaah haji. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada petugas haji yang telah menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya.

    “Dari sisi transportasi sangat cukup, dari sisi penginapan dan makanan sangat luar biasa,” tambahnya.

    Lebih lanjut, Akhsan juga menyampaikan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini berjalan dengan lancar dan sukses. Hal ini berkat kerja keras semua pihak yang terlibat, mulai dari Kementerian Agama, KBIHU, petugas haji, hingga jemaah haji itu sendiri.

    Sementara itu, Kasi PHU, Siti Zuliyati, menambahkan bahwa dengan adanya tasyakuran ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kerjasama yang telah terjalin dapat terus terjaga dan ditingkatkan di masa mendatang. Semoga penyelenggaraan ibadah haji tahun-tahun berikutnya dapat berjalan lebih sukses dan memberikan pengalaman ibadah yang terbaik bagi seluruh jemaah haji.

    Kegiatan ini ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, sebagai pertanda rasa syukur sekaligus berakhirnya penyelenggaraan Haji Kabupaten Jepara Tahun 2024. (MH)

Translate »
Skip to content